Amat Komari
Departemen Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PELATIH PBSI KABUPATEN BANTUL DALAM MENINGKATKAN PERFORMA ATLET BULUTANGKIS: PENINGKATAN KAPASITAS PELATIH PBSI KABUPATEN BANTUL DALAM MENINGKATKAN PERFORMA ATLET BULUTANGKIS Rezha Arzhan Hidayat; Amat Komari; Agus Susworo Dwi Marhaendro; Achad Imam Ma’ruf
Majalah Ilmiah Olahraga Vol. 31 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatih merupakan elemen kunci dalam pembinaan atlet bulutangkis yang berdaya saing tinggi. Namun, di Kabupaten Bantul masih banyak pelatih yang belum mengintegrasikan prinsip-prinsip sains olahraga seperti periodisasi latihan, psikologi olahraga, dan nutrisi dalam praktik kepelatihan. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelatih PBSI Kabupaten Bantul melalui workshop yang mengedepankan pendekatan ilmiah dalam pembinaan atlet. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2025 dengan peserta sebanyak 34 pelatih. Metode kegiatan mencakup ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, praktik simulasi, dan pendampingan di lapangan. Materi yang disampaikan meliputi periodisasi latihan, psikologi olahraga, dan strategi nutrisi oleh para pakar dari Universitas Negeri Yogyakarta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu rata-rata nilai awal sebesar 50 meningkat menjadi 85 setelah kegiatan. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelatih terhadap strategi pelatihan berbasis sains olahraga. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan antara lain antusiasme peserta dan dukungan penuh dari PBSI Kabupaten Bantul. Kegiatan ini disimpulkan berhasil meningkatkan kompetensi pelatih dalam merancang dan mengimplementasikan program latihan yang lebih efektif, dan diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan performa atlet bulutangkis. Keberlanjutan kegiatan melalui pendampingan daring juga direncanakan guna menjaga kesinambungan dampak pelatihan.