Maimunah Maimunah
Universitas Islam Mambaul Ulum Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Etika Kerja Internasional dan Kerangka Moral Islam: Analisis Komprehensif dalam Manajemen Pendidikan Islam Maimunah Maimunah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi sektor pendidikan yang berlangsung cepat menuntut adanya kerangka kerja etika kerja yang terstandardisasi secara universal, khususnya bagi institusi yang berakar kuat pada paradigma agama tertentu. Manajemen Pendidikan Islam (MPI) saat ini menghadapi tantangan ganda yang kompleks untuk memenuhi tolok ukur kualitas internasional yang ketat sembari tetap mematuhi prinsip-prinsip dasar agama. Penelitian ini memberikan analisis komprehensif mengenai persimpangan antara etika profesional internasional kontemporer dan nilai-nilai moral Islam, guna menyelaraskan tuntutan global dengan kepatuhan beragama. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini berpusat pada Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) yang dipandu oleh pedoman PRISMA. Kami menyaring secara ketat 50 artikel awal menjadi 27 sumber akademik yang sangat relevan dan mencakup bidang ekonomi, manajemen, hukum, dan pendidikan. Analisis ini secara sistematis mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip inti Islam—khususnya Amanah (kepercayaan dan akuntabilitas), Itqan (upaya terus-menerus mencapai keunggulan), dan Adl (keadilan dan meritokrasi)—berfungsi sebagai fondasi teologis mendalam yang sejalan dengan standar kualitas internasional modern. Temuan penelitian secara empiris menunjukkan bahwa etika Islam memberikan motivasi internal yang jauh lebih kuat bagi para profesional dibandingkan dengan regulasi yang murni sekuler. Dengan menginternalisasi pekerjaan sebagai bentuk ibadah, para pendidik dan manajer didorong oleh rasa pertanggungjawaban kepada Tuhan (Taqwa), yang secara efektif menetralkan perilaku tidak etis dan inefisiensi institusional. Lebih jauh, penelitian ini menyoroti perlunya kepemimpinan etis (Uswah Hasanah) dan tanggung jawab digital (Tabayyun) dalam mengelola kompleksitas pendidikan modern. Pada akhirnya, penelitian ini menawarkan model teoretis yang terstruktur dan panduan praktis bagi para praktisi MPI. Penelitian ini menegaskan bahwa keyakinan agama tidak menghambat integrasi global; sebaliknya, hal tersebut merupakan faktor esensial untuk mencapai keunggulan profesional, memungkinkan institusi pendidikan Islam untuk bersaing dan unggul dalam kompetisi global yang ketat tanpa harus mengorbankan integritas spiritual.