Bobby Ferly
Imam Syafii Islamic Institute (IMSYA) of Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Logika Religius-Komunal di Ceruk Syariah: Platform Transportasi Daring dan Tata Kelola Tenaga Kerja Muslim di Indonesia Bobby Ferly; Muchlis Bahar; Zainal Azwar
BISMA : Business and Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Bisma : Business and Management Journal
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/bisma.v4i2.2579

Abstract

This article examines how digital platforms organize Muslim gig labor in Indonesia amid competing market, corporate, and religious logics, and evaluates their organizational design through the lens of maqāṣid al-sharīʿah. Reframing the question from whether the gig economy is permissible toward how platform labor is actually governed within religious regulation, the study employs qualitative content analysis of credible Indonesian media reporting from 2024 to 2025, together with policy and platform documents. A three-family coding framework, derived from algorithmic human resource management, maqāṣid, and work-identity theory, guided the analysis. Findings show that mainstream platform governance is dominated by algorithmic fee structures and partnership framing that drivers contest through sustained collective action, reflecting an unresolved tension between market and corporate logics. A religious-communal logic is empirically present but segregated into sharia platforms such as Zendo, Ojesy, and Shejek rather than integrated into dominant players. Maqāṣid evaluation indicates that protection of property is most eroded, while collective agency predominates and loyalty appears as a discursive construction. The study refines institutional-logics theory by theorizing religious regulation as a third, currently segregated logic.
Model Tata Kelola Zakat Produktif dalam Pemberdayaan UMKM: Studi Kasus BAZNAS Provinsi Riau Bobby Ferly; Ikhwan Ikhwan; Firdaus Firdaus; Abrar Abrar; Zulfan Zulfan
BISMA : Business and Management Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Bisma : Business and Management Journal
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/bisma.v4i1.2588

Abstract

Zakat produktif telah bergeser dari jaring pengaman konsumtif menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, namun tata kelolanya di tingkat daerah masih jarang dikaji secara terpadu dari perspektif hukum sekaligus manajemen. Penelitian ini menganalisis model tata kelola zakat produktif dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau, dengan fokus pada program Riau Makmur dan Riau Produktif, serta menempatkannya dalam konstruksi produk hukum Islam di Indonesia. Menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif berbasis studi dokumen atas peraturan, laporan resmi, dan data lembaga yang dipublikasikan, penelitian menjawab tiga pertanyaan: konstruksi hukum yang melandasi zakat produktif, model tata kelola yang diterapkan BAZNAS Riau, serta arah pemberdayaan UMKM beserta tantangan tata kelolanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola zakat produktif BAZNAS Riau memadukan verifikasi lapangan, bantuan modal kerja, dan pendampingan berkelanjutan yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 beserta peraturan pelaksananya, dan mencerminkan orientasi pemberdayaan, bukan sekadar penyaluran. Penelitian menyimpulkan bahwa konstruksi hukum dan tata kelola manajerial bersifat saling menguatkan, dengan catatan bahwa ketiadaan data dampak primer membatasi klaim efektivitas yang perlu diuji penelitian lanjutan.