Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan praktik terhadap peningkatan kompetensi siswa tata busana di SMK Negeri 1 Tondano. Pendidikan kejuruan dituntut menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan nyata dunia industri, khususnya dalam penguasaan keterampilan praktik pembuatan busana. Keterampilan praktik merupakan jembatan utama bagi siswa dalam mengubah pengetahuan teoritis menjadi produk nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen (true experimental design) menggunakan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa jurusan tata busana SMK Negeri 1 Tondano yang berjumlah 18 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket/kuesioner (30 item pernyataan skala Likert) dan dokumentasi nilai rapor. Uji instrumen mencakup uji validitas dengan rumus Product Moment dan uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach (nilai 0,645). Analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji linearitas) serta uji hipotesis dengan Koefisien Korelasi Product Moment, Uji t, dan Koefisien Determinasi, dibantu SPSS 22. Hasil uji koefisien korelasi product moment diperoleh nilai 0,546, lebih besar dari r tabel 0,542 (taraf sig 5%, N=18, df=16), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil uji t menunjukkan t hitung 2,608 > t tabel 2,080 dengan signifikansi 0,019 < 0,05. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,298 atau 29,8%, sedangkan 70,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan: terdapat pengaruh yang signifikan antara keterampilan praktik terhadap peningkatan kompetensi siswa tata busana di SMK Negeri 1 Tondano. Semakin tinggi penguasaan siswa terhadap teknik pembuatan pola, mendesain, dan menjahit, semakin baik tingkat kompetensi yang dicapai.