Kadek Sinta Pradnyasari
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Guru Sekolah Dasar dalam Pengelolaan Pembelajaran pada Era Kurikulum Merdeka Putu Devi Suci Pratiwi; Ida Ayu Komang Ningrat; Ni Kadek Ade Suliantari Putri; Kadek Sinta Pradnyasari; Kadek Resmi Lestari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2762

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi guru sekolah dasar dalam pengelolaan pembelajaran pada era Kurikulum Merdeka serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional bereputasi yang relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Data pendukung diperoleh dari laporan Kemendikbudristek, hasil Asesmen Nasional, dan survei kesiapan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa hingga tahun 2024 lebih dari 300.000 satuan pendidikan telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dengan sebagian besar guru menunjukkan kesiapan pada kategori sedang hingga tinggi dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan berbasis proyek (Kemendikbudristek, 2024; OECD, 2023; UNESCO, 2023). Temuan menunjukkan bahwa inovasi guru diwujudkan melalui penerapan Project Based Learning, Problem Based Learning, pembelajaran berdiferensiasi, pemanfaatan media digital interaktif, serta integrasi pembelajaran IPAS dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Temuan ini selaras dengan teori Konstruktivisme Piaget dan Vygotsky yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran, teori Experiential Learning Kolb yang menekankan pengalaman belajar langsung, kerangka TPACK dalam integrasi teknologi pembelajaran, serta Diffusion of Innovation Theory Rogers yang menjelaskan proses adopsi inovasi oleh guru (Kolb, 2015; Mishra & Koehler, 2006; Rogers, 2003). Meskipun demikian, berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi digital, dan pelatihan berkelanjutan masih ditemukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan inovasi guru memerlukan dukungan sistemik melalui penguatan kompetensi, penyediaan fasilitas, dan kolaborasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian peserta didik pada era Kurikulum Merdeka.