Mutia Pritiwi Siregar
Universitas Putra Abadi Langkat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT INSOMNIA PADA LANSIA DI UPT PUSKESMAS STABAT TAHUN 2024 Mutia Pritiwi Siregar; Juliati Juliati; Aisyah Aisyah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12425

Abstract

Gangguan tidur di Indonesia menyerang sekitar 50% orang yang berusia 65 tahun. Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan, setiap tahun diperkirakan sekitar 20%-50% lanjut usia melaporkan adanya insomnia dan sekitar 17% mengalami gangguan tidur yang serius. Lansia membutuhkan 7-8 jam tidur per hari, mengalami durasi tidur yang lebih lama dan tidur yang kurang nyenyak, sehingga menyebabkan pola tidur yang bervariasi. Kebiasaan tidur dapat berubah sebagai aspek alami dari penuaan. Banyak dari gangguan ini mungkin terkait dengan proses patologis yang tidak sering dikaitkan dengan penuaan. Kualitas tidur merupakan kepuasan seseorang terhadap tidur yang dapat diukur melalui beberapa aspek seperti jumlah waktu tidur, hambatan memulai tidur waktu terbangun, efisiensi tidur dan keadaan yang mengganggu saat tidur. Insomnia merupakan suatu keadaan dimana seseorang sulit untuk mempertahankan tidur dan jika terbangun pada malam hari sulit untuk tidur kembali. Jenis penelitian ini merupakan penelitian menggambarkan dengan menggunakan rancangan studi analitik cross sectional tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Insomnia Pada Lansia Di UPT Puskesmas Stabat Tahun 2024. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 75 orang. Hasil pengujian hipotesis untuk melihat hubungan antara variabel X dan variabel Y adalah dengan taraf signifikan (α) = 5% (0,05) dan df = 9 di peroleh hasil asymp.sig = 0,002 pada df = 9 dimana sig < α (0,002< 0,05) maka H0 ditolak jadi dapat disimpulkan Ada Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Insomnia Pada Lansia Di UPT Puskesmas Stabat Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan menegaskan pentingnya deteksi dini dan manajemen insomnia pada lansia sebagai upaya promotif dan preventif untuk menjaga kualitas hidup yang optimal di usia lanjut.