Analisis mengenai pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kondisi lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan di PT Adi Satria Abadi dilakukan dalam penelitian ini. Pendekatan survei dalam metode kuantitatif diterapkan pada penelitian ini. Seluruh karyawan bagian produksi PT Adi Satria Abadi yang berjumlah 54 orang dijadikan sebagai populasi penelitian. Teknik sampling jenuh digunakan sehingga semua anggota populasi ditetapkan sebagai sampel penelitian.. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert lima poin. Selanjutnya, pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,927 atau lebih besar dari 0,05. Sementara itu, variabel lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Variabel lingkungan kerja fisik merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja karyawan dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,673. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa K3 dan lingkungan kerja fisik secara simultan memengaruhi kinerja karyawan sebesar 65,6%, sedangkan sisanya 34,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, peningkatan kondisi lingkungan kerja fisik seperti pencahayaan, suhu ruangan, kebersihan, tata letak fasilitas kerja, dan Ketersediaan peralatan kerja yang berada dalam kondisi baik menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tercapainya kinerja karyawan secara optimal.