Nabila Putri Sarasti
Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Harmonisasi Neurosains dan Islam dalam Memahami Trauma: Implikasi bagi Kesejahteraan dan Pendidikan Peserta Didik Muslim Nabila Putri Sarasti
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trauma adalah salah satu persoalan kesehatan mental yang paling serius namun paling sering tidak terlihat di lingkungan pendidikan. Artikel ini mengkaji bagaimana neurosains menjelaskan mekanisme trauma pada otak, bagaimana ajaran Islam tentang sabar, tawakal, dzikir, dan shalat menyediakan mekanisme koping yang terbukti efektif secara empiris, serta bagaimana keduanya dapat diintegrasikan untuk kepentingan kesejahteraan dan pendidikan peserta didik Muslim. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka integratif dari sumber-sumber ilmiah tahun 2021–2025, kajian ini menemukan bahwa trauma mengubah otak secara biologis melalui tiga jalur utama: hiperaktivasi amigdala, disregulasi sumbu HPA dan kortisol, serta gangguan struktural pada hipokampus dan korteks prefrontal. Praktik ibadah Islam terbukti secara laboratorium mampu menstabilkan kortisol, mengaktifkan sistem parasimpatis, dan menurunkan reaktivitas amigdala. Sabar dan tawakal terbukti berkorelasi kuat dengan post-traumatic growth pada populasi Muslim yang mengalami trauma berat. Kajian ini menyimpulkan bahwa neurosains dan Islam saling memperkuat dalam membentuk model pemulihan trauma yang holistik, kontekstual, dan bermartabat bagi peserta didik Muslim di Indonesia.