Kholifah Al Rosyid Ulinnuha
Muhammadiyah University of Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI UPAYA MENJAGA TOLERANSI BERAGAMA DI MASYARAKAT MULTIKULTURAL Tia Irawan; Zalfayna Salsabila Burhan; Sahda Alodia Kirana Salsabila; Ardan Rizky Pradana; Kholifah Al Rosyid Ulinnuha
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/h3xpp595

Abstract

Indonesia sebagai negara yang memiliki berbagai macam budaya, agama, dan suku, memerlukan sikap toleransi yang tinggi agar dapat mempertahankan keharmonisan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bagaimana nilai-nilai Pancasila diinternalisasi dalam proses membangun serta memperkuat toleransi beragama di tengah masyarakat yang memiliki beragam latar belakang budaya dan agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana proses pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan wawancara semi-terstruktur. Subjek yang menjadi responden adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, serta anggota masyarakat yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dilakukan melalui pendidikan karakter di institusi formal, keikutsertaan dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat, serta contoh teladan yang diberikan oleh tokoh agama dan masyarakat. Kegiatan sosial yang inklusif seperti kerja bakti dan musyawarah terbukti sangat efektif dalam meningkatkan toleransi di antara umat beragama. Meski demikian, masih ada berbagai tantangan, di antaranya rendahnya pemahaman masyarakat terhadap keberagaman serta penyebaran informasi negatif melalui media sosial. Dengan demikian, penginternalisan nilai-nilai Pancasila yang terpadu dan berkelanjutan merupakan alat penting dalam menjaga keterharmonisan kehidupan masyarakat yang majemuk.