Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kota Merauke Natalia Suryani Purba; Nurul Uswatun Hasanah; Anugerah Mulia Utami; Rachmat Agung Puank Parukka
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Kota Merauke. Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan kreativitas, keterampilan, dan inovasi masyarakat. Melalui Pendekatan tinjauan pustaka, kajian ini menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif, seperti kerajinan tangan, kuliner, seni budaya, dan usaha berbasis sumber daya lokal, mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Selain menciptakan lapangan kerja baru, ekonomi kreatif juga mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun demikian, pengembangan ekonomi kreatif di Kota Merauke masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan modal usaha, kurangnya pelatihan keterampilan, pemasaran yang belum optimal, serta minimnya dukungan teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, serta promosi produk kreatif lokal agar ekonomi kreatif dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengelolaan Alokasi Dana Kampung Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Man Way Bob Distrik Muting Kabupaten Merauke Natalia Suryani Purba; Eko Rachmat Saputro; Dapot Pardamean Saragih; Bonefasius Facunda
Journal of Political and Development Issue Vol. 1 No. 1 (2024): Isu Politik dan masalah pembangunan di Negara Berkembang
Publisher : PAPSEL RESEARCH AND CONSULTANT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jpdi.v1i1.128

Abstract

Dana desa digunakan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, pentingnya pemahaman yang baik tentang mekanisme pengelolaan dana desa yang tepat sasaran dan bermanfaat. Penggunaan dana desa di desa Man way Bob dilakukan oleh pemerintah desa dan seringkali tidak diketahui oleh masyarakat, pembahasan rencana penggunaan dana desa tidak diinformasikan kepada masyarakat secara umum sehingga masyarakat tidak mengetahui besaran dana desa yang diberikan oleh pemerintah. Beberapa pelaksanaan program kerja di desa Man Way Bob tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Administrasi di kantor desa man way bob kecamatan muting dalam pengelolaan administrasi belum dapat dikelola dengan baik, dikarenakan minimnya ketersediaan sarana dalam pengelolaan administrasi, serta minimnya sumber daya manusia yang tidak dapat mengoperasikan komputer. Pelaporan pertanggungjawaban yang dilakukan di desa man way bob tidak transparan kepada masyarakat sehingga masyarakat cenderung apatis terhadap apa yang terjadi. Tidak ada mekanisme atau informasi tentang bagaimana pengendalian pengeluaran, tidak ada penjelasan tentang pengawasan dan evaluasi setelah pelaksanaan program penggunaan dana desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Man Way Bob Distrik Muting Kabupaten Merauke. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan, lokasi penelitian di Desa Man Way Bob Distrik Muting Kabupaten Merauke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknis analisis data menggunakan sumber menurut Denzin dan Lincoln yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Man Way Bob Distrik Muting Kabupaten Merauke masih belum optimal, kurangnya transparansi mengenai pengelolaan dana desa dan publikasi laporan keuangan serta rencana penggunaan dana desa kepada masyarakat. dalam pelaksanaannya masyarakat kurang dilibatkan secara cukup karena kurangnya sosialisasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Peningkatan Pemahaman Ekonomi Kreatif melalui Keterampilan UMKM Batik Kayu dan Kreasi Bambu di Kampung Wasur Kabupaten Merauke Papua Selatan Natalia Suryani Purba; Nurul Uswatun Hasanah; Anugerah Mulia Utami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q2mz7339

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan konsep perekonomian yang menempatkan kreativitas, ide, dan inovasi sebagai sumber utama dalam menghasilkan nilai tambah ekonomi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan pemahaman dan keterampilan praktis di bidang ekonomi kreatif. Secara spesifik, program ini berfokus pada pelatihan keterampilan batik kayu dan kreasi bambu sebagai upaya strategis untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi lokal yang terdapat di Kampung Wasur. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi penyuluhan untuk transfer pengetahuan konseptual, diikuti dengan demonstrasi dan praktik langsung untuk penguasaan keterampilan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan di kalangan peserta terkait konsep dasar ekonomi kreatif, serta bertambahnya keterampilan teknis mereka dalam memproduksi kerajinan lokal berbasis batik kayu dan kreasi bambu. Dampak yang dihasilkan adalah lahirnya produk kerajinan yang memiliki daya saing ekonomi, yang pada akhirnya dapat mendorong terciptanya peluang usaha baru dan memperkuat basis ekonomi kreatif di Kampung Wasur