Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kota Merauke Natalia Suryani Purba; Nurul Uswatun Hasanah; Anugerah Mulia Utami; Rachmat Agung Puank Parukka
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Kota Merauke. Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan kreativitas, keterampilan, dan inovasi masyarakat. Melalui Pendekatan tinjauan pustaka, kajian ini menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif, seperti kerajinan tangan, kuliner, seni budaya, dan usaha berbasis sumber daya lokal, mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Selain menciptakan lapangan kerja baru, ekonomi kreatif juga mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun demikian, pengembangan ekonomi kreatif di Kota Merauke masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan modal usaha, kurangnya pelatihan keterampilan, pemasaran yang belum optimal, serta minimnya dukungan teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, serta promosi produk kreatif lokal agar ekonomi kreatif dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Legitimasi Negara dan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wilayah Pedalaman Papua Selatan : Penelitian Anugerah Mulia Utami; Nurul Uswatun Hasanah; Eko Rachmat Saputro; Adela Anita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, melalui perspektif sosial-politik dengan menyoroti dinamika distribusi, kapasitas kelembagaan, serta persepsi keadilan di wilayah pedalaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik guna memahami secara komprehensif proses translasi kebijakan nasional ke dalam praktik lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif terbatas, dan analisis dokumen terhadap 25 informan yang melibatkan berbagai aktor lokal. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama, yaitu: (1) keterbatasan akses dan kendala logistik sebagai faktor struktural utama; (2) kapasitas kelembagaan dan koordinasi antarlevel pemerintahan yang belum optimal; (3) pentingnya adaptasi budaya dalam implementasi program; (4) persepsi ketimpangan distribusi; serta (5) dimensi simbolik kebijakan dalam membentuk legitimasi negara. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi MBG tidak semata ditentukan oleh desain kebijakan, melainkan sangat dipengaruhi oleh kondisi struktural, kapasitas lokal, serta sensitivitas terhadap konteks sosial-budaya. Secara teoretis, studi ini memperkaya kajian kebijakan publik dengan mengintegrasikan perspektif keadilan distributif dan multilevel governance. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya fleksibilitas kebijakan dan pendekatan afirmatif dalam distribusi program sosial di wilayah pedalaman.
Peningkatan Pemahaman Ekonomi Kreatif melalui Keterampilan UMKM Batik Kayu dan Kreasi Bambu di Kampung Wasur Kabupaten Merauke Papua Selatan Natalia Suryani Purba; Nurul Uswatun Hasanah; Anugerah Mulia Utami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q2mz7339

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan konsep perekonomian yang menempatkan kreativitas, ide, dan inovasi sebagai sumber utama dalam menghasilkan nilai tambah ekonomi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan pemahaman dan keterampilan praktis di bidang ekonomi kreatif. Secara spesifik, program ini berfokus pada pelatihan keterampilan batik kayu dan kreasi bambu sebagai upaya strategis untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi lokal yang terdapat di Kampung Wasur. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi penyuluhan untuk transfer pengetahuan konseptual, diikuti dengan demonstrasi dan praktik langsung untuk penguasaan keterampilan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan di kalangan peserta terkait konsep dasar ekonomi kreatif, serta bertambahnya keterampilan teknis mereka dalam memproduksi kerajinan lokal berbasis batik kayu dan kreasi bambu. Dampak yang dihasilkan adalah lahirnya produk kerajinan yang memiliki daya saing ekonomi, yang pada akhirnya dapat mendorong terciptanya peluang usaha baru dan memperkuat basis ekonomi kreatif di Kampung Wasur
PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI MASYARAKAT RIMBA JAYA MERAUKE SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN BUDAYA INTEGRITAS Anugerah Mulia Utami; Nurul Uswatun Hasanah
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): July 2025
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v2.i3.154

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat di Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, tentang nilai-nilai dasar anti korupsi. Pelaksanaan kegiatan pada Juni 2025 melibatkan metode sosialisasi, diskusi partisipatif, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bentuk-bentuk korupsi dan strategi pencegahan sederhana di lingkungan keluarga dan komunitas. Program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal membangun budaya integritas di tingkat lokal. Pengabdian kepada masyarakat berupa pendidikan anti korupsi di Rimba Jaya, Merauke perlu dilaksanakan karena masih rendahnya akses masyarakat terhadap informasi dan pemahaman tentang bahaya serta dampak korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penguatan nilai-nilai integritas dan kejujuran di tingkat lokal sangat penting untuk mencegah praktik-praktik koruptif yang dapat muncul dalam tata kelola pemerintahan maupun kehidupan sosial masyarakat.
Kepemimpinan Transformasional dan Perilaku Kerja ASN: Tinjauan Literatur dan Implikasi bagi Birokrasi Papua Selatan Nurul Uswatun Hasanah; Anugerah Mulia Utami; Eko Rachmat Saputro
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 10 No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v10i2.7902

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan kepemimpinan transformasional dengan perilaku kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) serta relevansinya bagi penguatan birokrasi Papua Selatan. Kajian dilakukan melalui literature review naratif terhadap penelitian mengenai kepemimpinan transformasional dan perilaku kerja pada sektor publik yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Literatur ditelusuri melalui Google Scholar, Consensus, dan Garuda, kemudian diseleksi berdasarkan relevansi topik, kesesuaian objek, ketersediaan teks lengkap, dan kelayakan untuk dianalisis. Hasil kajian terhadap 10 artikel menunjukkan bahwa innovative work behavior merupakan outcome yang paling sering dibahas, yaitu dalam 8 dari 10 artikel, sedangkan kinerja dibahas dalam 4 artikel, adaptive performance dalam 1 artikel, dan organizational citizenship behavior dalam 1 artikel; beberapa artikel membahas lebih dari satu outcome. Sintesis juga menunjukkan bahwa keterkaitan kepemimpinan transformasional dengan perilaku dan hasil kerja tidak selalu berlangsung secara langsung, tetapi dapat melibatkan psychological capital, organizational trust, knowledge sharing, psychological empowerment, dan innovative work behavior. Temuan tersebut relevan sebagai wawasan konseptual bagi birokrasi Papua Selatan yang membutuhkan ASN kompeten, adaptif, inovatif, dan kolaboratif. Namun, kajian ini tidak memberikan bukti empiris langsung mengenai penerapan kepemimpinan transformasional pada birokrasi Papua Selatan.