Irmawati S
Universitas Megarezky Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) dan Susu Kedelai (Glycine Max) Terhadap Peningkatan Kelancaran Asi pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pattingalloang Tahun 2024 Irmawati S; Rosdianah Rosdianah; Muh Yunus
Journal of Health Quality Development Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v6i1.954

Abstract

Latar Belakang: ASI merupakan sumber lemak dan protein yang penting bagi pertumbuhan dan nutrisi bayi. Kuantitas ASI yang dikonsumsi oleh bayi dan kandungan gizi dalam ASI sering digunakan untuk menilai kecukupan gizi selama proses menyusui. Ibu yang mengalami kesulitan dalam proses laktasi adalah salah satu penyebab kurangnya pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) Dan Susu Kedelai (Glycine Max) Terhadap peningkatan Kelancaran Asi Pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pattingalloang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan literature review yang mengkaji studi-studi terdahulu, study case ini berfokus pada pengumpulan analis, dan sintesis literatur. Sampel pada studi kasus ini yaitu 2 orang ibu menyusui, sampel dipilih dengan kriteria ibu menyusui yang mengalami ASI tidak lancar, ibu tidak meminum obat atau suplemen peningkat ASI, dan tidak memberikan bayinya susu formula. Pengambilan kasus ini menggunakan lembar observasi dan lembar kuesioner yang berisi indikator kelancaran ASI sebagai alat ukur pengambilan kasus. Hasil penelitian: Diketahui bahwa ada pengaruh dari pemberian intervensi sari kacang hijau dan susu kedelai terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian intervensi sari kacang hijau dan susu kedelai terhadap peningkatan kelancaran ASI akan tetapi pemberian intervensi sari kacang hijau lebih efektif meningkatkan produksi ASI dibandingkan pemberian intervensi susu kedelai pada ibu menyusui.