Bank merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan di zaman modern saat ini, banyak nya perusahaan perbankan saat ini merupakan tantangan bagi setiap perusahaan untuk menjadi yang terdepan dan terbaik diantara perusahaan perbankan lainya. Dalam upaya untuk menjadi yang terdeapn dan terbaik salah satu faktor yang menentukan adalah dari sumber daya manusia (SDM) yang ada di perusahaan tersebut, dalam industri perbankan customer service merupakan salah satu sumber daya manusia yang terpenting karena customer service memegang peranan dalam keluhan terhadap layanan yang ada dalam perbankan tersebut. Customer servie hadir sebagai alat untuk membangun hubungan yang baik dengan nasaba, untuk itu pemilihan customer service yang sesuai dengan kebutuhan menjadi tantangan tersendiri bagi industry perbankan, hal ini menjadi kunci agar layanan yang di berikan oleh bank tersebut menjadi semakin baik. Namun terkadang proses pemilihan untuk menjadi customer service di industri perbankan masih kurang tepat dan kurang efektif. Untuk itu dibutuhkan sebuah metode agar pemilihan customer service dapat lebih tepat dan efektif sehingga kualitas layanan dari perbankan dapat terjaga, Salah satu metode yang cocok dalam pemilihan tersebut adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW), karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah yang berhak diterima sebagai pegawai baru berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Dalam proses ujicoba prototype aplikasi didapatkan nilai 100% dari proses ujicoba ahli dan di interprestasikan sangat layak, sedangkan untuk ujicoba prototype aplikasi oleh pengguna mendapatkan nilai 93.1% yang berarti prototype aplikasi bisa di kategorikan sangat layak. Kemudian dalam proses ujicoba hasil yang dilakukan di dapat nilai 0.95 yang dapat diartikan prototype dikategorikan pada kelas “sangat tinggi” yang memiliki makna bahwa terjadi perubahan yang signifikan pada rangking pemilihan antara sebelum dan sesudah menggunakan metode simpe additive weighting (SAW).