Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Green and Resilient Automotive Supply Chains: Bibliometric and Systematic Review Toward Sustainable Manufacturing Competitiveness Abdul Rochim; Andri Mulyana; Deri Maryadi
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 4 No 01 (2026): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v4i01.1961

Abstract

The automotive manufacturing industry is experiencing significant transformation driven by increasing global competition, supply chain complexity, and the rapid development of Industry 4.0 technologies. Traditional lean-oriented supply chains, which primarily focus on operational efficiency and waste reduction, are increasingly challenged by global disruptions, sustainability pressures, and the need for resilience. This study aims to analyze the development of research trends related to automotive supply chain transformation during the period 2015–2025, identify dominant research themes, and explore the role of Industry 4.0 technologies in supporting supply chain transformation within the automotive manufacturing sector. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) combined with bibliometric analysis using data collected from the Scopus database. The analysis focuses on publications related to supply chain management and automotive manufacturing published between 2015 and 2025. The study examines publication trends, journal sources, leading authors, territorial distribution, and thematic evolution associated with Lean Supply Chain, resilience, sustainability, and Industry 4.0 technologies. The findings indicate a significant increase in research publications, particularly after the COVID-19 pandemic, reflecting a paradigm shift from efficiency-oriented supply chains toward resilient automotive ecosystems. The dominant research themes include Lean Supply Chain, digital transformation, supply chain resilience, and sustainability. Technologies such as Internet of Things (IoT), big data analytics, blockchain, and artificial intelligence play important roles in improving supply chain visibility, flexibility, and responsiveness. The study concludes that the integration of Lean Supply Chain, Industry 4.0, resilience, and sustainability has become a strategic direction for future automotive supply chain development. This research contributes to the literature by providing a comprehensive overview of the evolution of automotive supply chain transformation and highlighting future research opportunities in resilient and digital automotive ecosystems..
Peningkatan Awareness Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi HACCP pada Industri Kecil dan Menengah Makanan Tolu Tamalika; Deri Maryadi; Azhari; Abdul Rochim
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal CSDS Vol 5, No 1 (2026) ISSN 2964-1683 (media online)
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v5i1.1019

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) makanan memiliki peran penting dalam penyediaan produk pangan dan penguatan ekonomi lokal, namun masih menghadapi tantangan dalam menerapkan aspek keamanan pangan secara terstruktur. Salah satu kendala yang umum dijumpai adalah terbatasnya pemahaman pelaku usaha mengenai identifikasi potensi bahaya dan pengendalian proses produksi yang dapat memengaruhi keamanan produk. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan mengenai Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada IKM pengolahan makanan berbahan dasar ikan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keamanan pangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui observasi awal, penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta menggunakan pre-test dan post-test sederhana. Materi yang disampaikan meliputi konsep keamanan pangan, jenis bahaya pangan, serta pengenalan prinsip dasar HACCP yang relevan dengan proses produksi makanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari rata-rata 43,2% sebelum penyuluhan menjadi 87,6% setelah kegiatan dilaksanakan. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam membangun kesadaran awal mengenai keamanan pangan dan menjadi langkah pendukung menuju penguatan praktik produksi yang lebih terstruktur pada IKM makanan.