Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cashless Society Dan Keberlangsungan Bisnis Tradisional Dalam Transformasi Ekonomi Digital: Perspektif M. Umer Chapra Anindya Ella Nur Shahada; Nur Azizah
Al Itmamiy Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Vol. 8 No. 1 (2026): Al Itmamiy : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/k83t7f54

Abstract

Penelitian ini menganalisis implikasi cashless society terhadap keberlangsungan bisnis tradisional dalam transformasi ekonomi digital ditinjau dari perspektif pemikiran M. Umer Chapra. Perkembangan sistem pembayaran digital telah mendorong perubahan pola transaksi masyarakat dari penggunaan uang tunai menuju pembayaran non-tunai yang dinilai lebih cepat, praktis, dan efisien. Namun, transformasi tersebut juga menimbulkan tantangan bagi pelaku bisnis tradisional, terutama terkait keterbatasan literasi digital, akses teknologi, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cashless society terhadap keberlangsungan bisnis tradisional serta relevansi pemikiran M. Umer Chapra dalam menghadapi fenomena tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cashless society memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi transaksi, kemudahan pelayanan, dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha tradisional. Namun, digitalisasi pembayaran juga berpotensi menciptakan kesenjangan ekonomi apabila tidak diiringi pemerataan akses teknologi dan penguatan literasi digital. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif M. Umer Chapra relevan sebagai kerangka normative dalam mengarahkan transformasi ekonomi digital yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga pada keadilan, distributive, inklusivitas, dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil sehingga keberlangsungan bisnis tradisional tetap terjaga di era cashless society. Dengan demikian, transformasi menuju cashless society perlu didukung oleh kebijakan yang menjamin pemerataan akses teknologi dan penguatan literasi digital agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara lebih adil dan berkelanjutan
Strategi Penguatan Good Zakat Governance Melalui Implementasi Zakat Core Principles pada Badan Amil Zakat Nasional Nur Azizah
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i1.30076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan good zakat governance melalui implementasi Zakat Core Principles (ZCP) pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga pengelola zakat resmi di Indonesia. Objek penelitian meliputi kebijakan, praktik tata kelola, serta mekanisme pengelolaan zakat yang diterapkan oleh BAZNAS dalam kaitannya dengan prinsip-prinsip ZCP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis dokumen, yang mencakup peraturan perundang-undangan di bidang perzakatan, laporan kelembagaan BAZNAS, serta literatur ilmiah yang relevan dengan tata kelola zakat dan manajemen organisasi nirlaba. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menilai kesesuaian implementasi ZCP dengan prinsip-prinsip good zakat governance, yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zakat Core Principles dapat berfungsi sebagai kerangka strategis yang komprehensif dalam memperkuat tata kelola zakat di BAZNAS, khususnya melalui penguatan regulasi internal, penerapan manajemen risiko, pengendalian internal yang efektif, serta peningkatan akuntabilitas pengelolaan dana zakat. Implementasi ZCP secara konsisten berpotensi meningkatkan kepercayaan publik, efisiensi pengelolaan zakat, dan keberlanjutan kelembagaan zakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Zakat Core Principles ke dalam strategi kelembagaan BAZNAS merupakan langkah strategis dan fundamental dalam mewujudkan good zakat governance yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. Kata Kunci : Good Zakat Governance; Zakat Core Principles; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS); Manajemen Strategi Zakat.