Meilan Ripansa
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penganggaran dan Pelaporan Kualitas Laporan Keuangan Studi Kasus di Desa Ayula Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Meilan Ripansa; Harun Blongkod
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1422

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas laporan keuangan desa melalui penguatan sistem penganggaran dan pelaporan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penganggaran dan pelaporan terhadap kualitas laporan keuangan di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Penganggaran dan pelaporan merupakan elemen penting dalam pengelolaan keuangan desa karena berkaitan erat dengan transparansi, akuntabilitas, serta keandalan informasi keuangan yang disajikan kepada para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 102 responden yang terdiri dari masyarakat dan perangkat desa di Desa Ayula. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, berdasarkan kriteria responden yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan informasi keuangan desa. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak AMOS 24 dan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penganggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, dengan nilai estimasi sebesar 0,633, nilai Critical Ratio (C.R.) sebesar 4,812, dan nilai p-value < 0,05. Sementara itu, pelaporan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, dengan nilai estimasi sebesar 0,218, nilai C.R. sebesar 1,678, dan nilai p-value sebesar 0,093 > 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan di Desa Ayula lebih dominan dipengaruhi oleh faktor penganggaran dibandingkan pelaporan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemerintah desa perlu memperkuat proses penganggaran dan meningkatkan sistem pelaporan agar dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih relevan, andal, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, peningkatan kualitas laporan keuangan desa harus dimulai melalui proses penganggaran yang tertib, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan.