Kesehatan mental merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan dari dimensi spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji model-model psikoterapi Islam dan relevansinya dalam mendukung kesejahteraan psikologis individu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari buku-buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan psikoterapi Islam. Hasil kajian mengidentifikasi tiga model psikoterapi Islam utama, yaitu model Al-Ghazali yang berlandaskan tazkiyat al-nafs (penyucian jiwa), model Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah yang menekankan tahapan takhalli, tahalli, dan tajalli, serta model psikoterapi Islam kontemporer yang dikembangkan oleh Hamdani Bakran Adz-Dzaky yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam klasik dengan pendekatan psikologi modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga model tersebut sangat relevan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis individu karena menyentuh dimensi spiritual, emosional, dan perilaku secara bersamaan. Model-model ini menawarkan alternatif yang lebih holistik dibandingkan psikoterapi konvensional Barat yang cenderung hanya berfokus pada aspek kognitif dan perilaku. Disimpulkan bahwa model-model psikoterapi Islam dapat diterapkan secara praktis dalam setting konseling kontemporer, khususnya di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dokumen ini merupakan format panduan bagi penulis untuk menulis makalah yang siap dipublikasikan dalam jurnal Counseling as Syamil. Dokumen ini disadur dari pasca template. Para penulis harus mengikuti petunjuk yang diberikan dalam panduan ini. Anda dapat menggunakan dokumen ini baik sebagai petunjuk penulisan dan sebagai template di mana Anda dapat mengetik teks Anda sendiri.