Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Bekasi masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung aktivitas usaha. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kualitas informasi keuangan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan berbasis aplikasi akuntansi sederhana serta mendorong penerapan pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Pelita Bangsa dengan melibatkan enam pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Bekasi sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai akuntansi dasar, pencatatan keuangan, dan penggunaan aplikasi akuntansi digital. Peserta mampu melakukan pencatatan transaksi secara lebih sistematis, menyusun laporan keuangan sederhana, serta memahami pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Selain itu, penggunaan aplikasi akuntansi membantu peserta dalam memperoleh informasi keuangan yang lebih akurat untuk mendukung pengelolaan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pelaku usaha serta mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana penguatan tata kelola usaha yang lebih akuntabel dan berkelanjutan.