Lailatul Kamila
Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kenabian dalam Pengembangan Pendidikan Islam Kontemporer Lailatul Kamila; Muhammad Farid Tafyulloh Al Azizi; Mochammad Rafly Syauqi Beck
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 2 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/5fqhh109

Abstract

Artikel ini membahas pendidikan karakter dan akhlak dalam pandangan Nabi Muhammad SAW serta relevansinya dengan tantangan kehidupan modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh semakin jelasnya masalah moral di kalangan generasi muda, seperti ketidakjujuran, rendahnya tanggung jawab sosial, perilaku tidak santun di ruang digital, serta meningkatnya gaya hidup individualistis dan hedonistis. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan konsep pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kenabian, menguraikan pandangan Nabi SAW tentang pembinaan akhlak, menganalisis metode beliau dalam membentuk karakter, serta menelaah relevansinya dengan persoalan zaman sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, literatur ilmiah, dan jurnal yang berkaitan dengan pendidikan Islam, karakter, dan pembentukan akhlak. Data dianalisis menggunakan analisis isi secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter menurut Nabi SAW bukan sekadar penyampaian pengetahuan moral, tetapi proses menyeluruh yang membentuk hati, pikiran, dan tindakan melalui keteladanan, pembiasaan bertahap, dialog persuasif, dan kasih sayang. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kenabian relevan untuk mengatasi krisis etika digital, integritas, individualisme, dan menurunnya kepedulian sosial.