Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama Melalui Metode Tahsin Btq (Baca Tulis Qur’an) di Kampung Bojong Bitung Desa Ciangir Rudini Rudini; Gojali Gojali; Imat Ruhimat; Iis Mariam; Mia Sumiyati; Irwan Pratama; Rian Subandi; Romdiah Romdiah; Agilia Septiani; Ika Bhineka Tunggal Ika; Muhamad Badru
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i6.2976

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan salah satu kompetensi dasar yang perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini. Namun, masih terdapat anak-anak yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an serta mengurangi buta huruf hijaiyah pada anak melalui program pendampingan dan pelatihan menggunakan metode Tahsin. Kegiatan dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Kampung Bojong Bitung RT 02 RW 03 Desa Ciangir. Peserta kegiatan berjumlah antara 50 anak. Metode yang digunakan adalah metode Tahsin, yaitu yang berfokus pada perbaikan kualitas bacaan Al-Qur’an melalui pembinaan makhraj huruf, sifat huruf, dan penerapan kaidah tajwid yang benar. Evaluasi kegiatan dilakukan setiap dua pekan melalui tes membaca Al-Qur’an dan imla’ (menulis huruf hijaiyah). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengenal huruf hijaiyah, membaca Al-Qur’an, serta menghafal surah-surah pendek.
KECERDASAN BUATAN DAN SIMULASI PADA WANITA KARIER KOMPETITIF Rewindinar; Clara Agnesia; Dinda Prifaty Nareswara; Iis Mariam
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 2 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v13i2.10773

Abstract

Di era modern, kecerdasan dan penampilan menjadi aspek yang mendukung tingkat keberhasilan wanita karier. Memiliki penampilan menarik serta mengenakan pakaian trendi, ditambah dengan tas, sepatu, dan aksesori bermerek, telah menjadi salah satu cara bagi wanita karier untuk meningkatkan citra profesional mereka. Lebih lanjut, kecerdasan buatan (AI) baru-baru ini menjadi media bagi wanita karier untuk menghadirkan diri mereka melampaui identitas aslinya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana simulasi AI memengaruhi karier wanita. Dalam penelitian ini, wawancara mendalam dilakukan terhadap sepuluh (10) wanita karier yang bekerja sebagai manajer junior dan sedang mencari peluang karier yang lebih baik. Mereka telah menggunakan AI untuk membuat foto diri yang akan dilampirkan pada curriculum vitae mereka. Selanjutnya, penelitian ini menganalisis perspektif Baudrillard, yang menunjukkan bahwa media telah membangun citra yang melampaui kenyataan. Mereka mensimulasikan diri untuk menampilkan keunggulan realitas dalam berbagai aspek wajah mereka sehingga terlihat jauh dari bentuk aslinya. Dalam konteks ini, mereka percaya bahwa AI meningkatkan peluang kesuksesan mereka untuk tampil lebih baik dibandingkan wanita lainnya. Oleh karena itu, wanita karier kini memanfaatkan teknologi (AI) sebagai simbol daya saing dalam dunia kerja.
Digitalisasi UMKM Desa: Integrasi Teknologi dan Etika Bisnis Syariah di Era 5.0 Iis Mariam; Adityo Mugi Pangestu; Fahrul Hidayat; Wulandari; Usep Gunawan
Abdi Dharma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v6i1.4082

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini dilaksanakan dengan tema “Digitalisasi UMKM Desa: Integrasi Teknologi dan Etika Bisnis Syariah di Era 5.0” yang berlokasi di Foodcourt Tugu Pesawat, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu rendahnya literasi digital pelaku UMKM, di mana mayoritas belum memanfaatkan WhatsApp Business, Shopee Seller, layanan GoFood/GrabFood, maupun sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Program KKN ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan platform digital bagi UMKM, sekaligus menanamkan nilai-nilai etika bisnis Islami agar pelaku usaha tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga berlandaskan kejujuran dan amanah. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan dengan tahapan observasi, identifikasi masalah, pelatihan (WhatsApp Business, Shopee, Canva, CapCut), pendampingan digitalisasi, serta kelas Etika Bisnis Syariah. Subjek program adalah 20 UMKM binaan Dinas UMKM Kabupaten Kubu Raya. Hasil program menunjukkan 100% UMKM berhasil bertransformasi digital.  Indikator keberhasilan di ukur berdasarkan (1) kepemilikan akun bisnis yang terverivikasi, (2) ketersediaan katalog produk dan (3) keberhasilan minimal satu kali transaksi menggunakan QRIS. Secara spesifik, seluruh mitra berhasil mengadopsi Whatsapp Buusiness, mendaftar pada Shopee dan GoFood serta menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran digital. Selain itu, pelaku UMKM menunjukkan perubahan perilaku dalam praktik jualan yang lebih jujur, amanah, dan sesuai prinsip syariah. Program ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital UMKM daerah, memberikan model integrasi digitalisasi dengan etika bisnis syariah, serta menjadi acuan bagi program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi di era 5.0.