Ardiyati Ardiyati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA PURBAYAN, KOTAGEDE, YOGYAKARTA Muhammad Lukmanul Hakim; Ardiyati Ardiyati
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5571

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis ekonomi kreatif di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede, Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis ekonomi kreatif serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pemberdayaan masyarakat dari Jim Ife (1995), yang mencakup peningkatan kapasitas masyarakat, partisipasi masyarakat, akses terhadap sumber daya, dan kemandirian ekonomi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan di beberapa bidang, yaitu kesadaran wisata, pelayanan pariwisata, pemasaran digital, pengembangan UMKM, kerajinan perak, batik, serta kuliner. Upaya ini mendorong pertumbuhan pariwisata yang berbasis pada ekonomi kreatif melalui pengelolaan paket wisata budaya, wisata edukasi, kerajinan perak, kuliner tradisional, serta kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat secara aktif. Faktor yang mendukung meliputi potensi budaya dan sejarah, keterlibatan masyarakat, dukungan dari pemerintah, serta promosi melalui media digital. Sementara itu, faktor yang menghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, modal usaha, rendahnya minat dari generasi muda, persaingan dari sektor pariwisata luar, serta keterbatasan fasilitas wisata.