Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KETERLIBATAN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SALAH SATU RITEL DI KOTA BANDUNG DI ERA DIGITALISASI Isniar Budarti; Fifit Hadiaty
Jurnal Ekbis (Ekonomi & Bisnis) Vol 13 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/ekbis.v13i2.2284

Abstract

Perkembangan era digital mendorong perubahan mendasar dalam industri ritel, sehingga perusahaan dituntut mampu beradaptasi secara cepat. Faktor internal seperti keterlibatan kerja dan kompetensi karyawan dipandang sebagai penentu utama keberhasilan kinerja. Namun, kajian yang secara simultan menguji kedua aspek tersebut pada ritel lokal masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan menelaah pengaruh keterlibatan kerja dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada salah satu perusahaan ritel di Kota Bandung dalam menghadapi tantangan digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Seluruh populasi yang terdiri dari 38 karyawan bagian pelayanan ditetapkan sebagai responden melalui teknik sampel jenuh. Instrumen berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 27. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa keterlibatan kerja dan kompetensi berpengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja, baik secara parsial maupun simultan. Kedua variabel mampu menjelaskan 53,5% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan keterlibatan kerja dan penguatan kompetensi, terutama kompetensi digital, sebagai strategi kunci menjaga daya saing dan keberlangsungan usaha ritel di Indonesia. Kata kunci: keterlibatan kerja, kompetensi, kinerja karyawan, ritel, digitalisasi
INTERNALISASI NILAI KERJA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS BUDAYA ORGANISASI: STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN COFFEE SHOP MULTI-CABANG Isniar Budarti
Jurnal Ekbis (Ekonomi & Bisnis) Vol 14 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme internalisasi nilai kerja dalam membangun identitas budaya organisasi pada perusahaan coffee shop multi-cabang di wilayah perkotaan Indonesia. Meskipun nilai kerja sering dirumuskan secara formal oleh manajemen, kajian mengenai proses transformasi nilai dari espoused values menjadi enacted values masih terbatas, khususnya dalam konteks organisasi jasa multi-unit dengan dinamika operasional yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 12 informan (staf operasional dan manajer cabang), serta dokumentasi operasional selama tiga bulan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, open coding, kategorisasi, dan penarikan tema dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai kerja formal dan implementasinya dalam praktik sehari-hari. Internalisasi nilai dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu kepemimpinan cabang sebagai agen budaya, konsistensi sistem operasional sebagai mediator struktural, dan tekanan operasional sebagai faktor kontekstual. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai tidak secara otomatis membentuk identitas budaya, tetapi dimediasi oleh integrasi kepemimpinan dan desain sistem kerja dalam menghadapi dinamika layanan yang real-time. Secara konseptual, penelitian ini menggeser fokus kajian budaya organisasi dari relasi budaya kinerja menuju penjelasan mekanisme internalisasi nilai dalam organisasi jasa multi-cabang. Model yang dihasilkan memperluas literatur budaya organisasi dengan menempatkan sistem operasional sebagai mekanisme mediasi dalam menjembatani kesenjangan antara nilai formal dan praktik aktual. Kata kunci : budaya organisasi, internalisasi nilai, nilai kerja, coffee shop, multi-cabang