Syarifah Aini
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Konseling Kelompok dalam Meningkatkan Self – Esteem pada Remaja: Penelitian Putri Aula; Jessica Citra Rahayu; Syarifah Aini; Cesilia Agustina Jalil; Rizka Fajrina; Annisa Nabilla; Abiyurizki Setiadi; Safhira Putri Phonna
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6983

Abstract

Masa remaja adalah periode perkembangan yang sangat penting, ditandai oleh perubahan dalam aspek fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Salah satu elemen kunci dalam fase ini adalah self-esteem atau harga diri, yang menunjukkan bagaimana seseorang mengevaluasi dan menghargai dirinya sendiri. Remaja dengan harga diri yang rendah dapat mengalami konsekuensi negatif, seperti ketidakpercayaan diri, mudah dipengaruhi oleh orang lain, serta berisiko mengalami masalah psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep konseling kelompok, definisi dan elemen-elemen dari harga diri, faktor-faktor yang mempengaruhinya, pandangan dalam Islam, serta penerapan konseling kelompok untuk meningkatkan harga diri di kalangan remaja. Metodologi yang diterapkan adalah tinjauan pustaka, dengan tujuan mengumpulkan dan menganalisis teori serta temuan dari penelitian sebelumnya. Temuan menunjukkan bahwa konseling kelompok berfungsi sebagai layanan yang efisien dengan memanfaatkan interaksi dalam kelompok untuk memperkuat dukungan sosial, memperbaiki pandangan negatif tentang diri sendiri, dan mengembangkan sikap yang lebih positif. Dalam sudut pandang Islam, harga diri terbentuk melalui ketaqwaan kepada Tuhan dan keyakinan akan keunikan setiap individu. Sebagai kesimpulan, pelaksanaan konseling kelompok yang dilakukan secara sistematis dengan langkah-langkah seperti perencanaan, pembentukan, transisi, eksekusi, hingga penutupan memiliki potensi besar untuk secara signifikan meningkatkan harga diri remaja.