Hendrawati
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menjual Produk Rumahan Melalui Edukasi Kesehatan Mulut dan Komunikasi Persuasif pada Ibu PKK RW 010 Perumahan Puri Bukit Depok Kabupaten Bogor: Pengabdian Merliyana; Asep Saefurahman; Agustian Burdah; Hendrawati; Rama Chandra; Kus Tri Andyarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6987

Abstract

Pelaku usaha rumahan memerlukan keterampilan komunikasi dan penjualan yang baik agar mampu meningkatkan daya saing produk yang dipasarkan. Selain faktor pemasaran, aspek kesehatan personal seperti kesehatan mulut juga berpengaruh terhadap kualitas komunikasi dengan pelanggan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menjual produk rumahan serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mulut dalam mendukung keberhasilan komunikasi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2025 di Perumahan Puri Bukit Depok Kabupaten Bogor dengan peserta sebanyak 32 orang anggota arisan PKK RT 03 RW 010. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi penjualan, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik komunikasi persuasif, pentingnya first impression dalam penjualan, serta perilaku pencegahan bau mulut. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan interaksi dengan calon pelanggan. Program ini menghasilkan model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek kesehatan personal dan penguatan kapasitas pemasaran UMKM rumah tangga. Model tersebut berpotensi direplikasi pada komunitas masyarakat lainnya sebagai strategi peningkatan kapasitas ekonomi keluarga.