Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital Melalui Edukasi Penggunaan Media Sosial Secara Bijak pada Siswa MAS Al Wasliyah Kisaran: Penelitian Irvianita Dwi Arinda; Yunila Sari; Anita Rahmadani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6990

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah meningkatkan penggunaan media sosial di kalangan siswa. Namun, kurangnya pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyebaran informasi palsu, cyberbullying, serta pelanggaran etika digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa MAS Al Wasliyah Kisaran melalui edukasi penggunaan media sosial secara bijak. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup literasi digital, pemanfaatan media sosial untuk pembelajaran, dampak negatif penggunaan media sosial, serta aspek hukum yang berkaitan dengan aktivitas di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya etika digital. Siswa juga mampu mengenali manfaat dan risiko penggunaan media sosial serta memahami cara memanfaatkannya secara produktif untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital siswa dan mendukung terciptanya budaya digital yang positif di lingkungan sekolah.
Analysis The Effect Of Distance And Environmental Noise On The Performance Of A Handclap-Based Lighting Control System Yunila Sari; Anita Rahmadani; Saufi Muhammad Fadila
JURNAL TEKNISI Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/d431rt50

Abstract

Abstract: The development of microcontroller technology is currently driving the creation of various innovations in automatic control systems to simplify daily activities, one of which is a smart lighting system. This study designs a clap-based lighting control system using an Arduino Uno microcontroller as the main controller, a sound sensor as an input detector, and a relay module as an electronic switch. The research method includes hardware design, software programming through the Arduino IDE, and system testing at various distance parameters and environmental conditions. Based on the test results, the system shows a fast and stable response at an optimal distance of 20–30 cm. However, the system's sensitivity decreases at a distance of 50 cm due to a response delay, and becomes inconsistent at a distance of 60 cm. In addition, it was found that the level of environmental noise significantly impacts the sensor's accuracy in distinguishing clapping sounds from background noise. This study proves that microcontroller implementation can be a practical solution in simple home automation, with the note that optimization of sound threshold settings is needed to overcome noise interference. Keywords: arduino Uno; sound sensor; relay; light control; sensitivity analysis.   Abstrak: Perkembangan teknologi mikrokontroler saat ini mendorong terciptanya berbagai inovasi sistem kendali otomatis untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, salah satunya adalah sistem pencahayaan pintar. Penelitian ini merancang sistem kendali lampu berbasis tepukan tangan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengontrol utama, sensor suara sebagai pendeteksi input, dan modul relay sebagai sakelar elektronik. Metode penelitian mencakup tahap perancangan perangkat keras, pemrogaman perangkat lunak melalui Arduino IDE, serta pengujian sistem pada berbagai parameter jarak dan kondisi lingkungan. Berdasarkan hasil pengujian, sistem menunjukkan respon yang cepat dan stabil pada jarak optimal 20–30 cm. Namun, sensitivitas sistem menurun pada jarak 50 cm dengan adanya delay respon, dan menjadi tidak konsisten pada jarak 60 cm. Selain itu, ditemukan bahwa tingkat kebisingan lingkungan berdampak signifikan terhadap akurasi sensor dalam membedakan suara tepukan dengan suara latar. Penelitian ini membuktikan bahwa implementasi mikrokontroler dapat menjadi solusi praktis dalam otomasi rumah sederhana, dengan catatan diperlukannya optimasi pada pengaturan ambang batas suara untuk mengatasi gangguan kebisingan Kata kunci: arduino uno; sensor suara; relay; kendali lampu; analisis sensitivitas.