Kelompok wanita di Desa Buntu, Kecamatan Kroya, Cilacap memiliki ketergantungan tinggi pada penjualan buah pisang mentah dengan nilai jual rendah. Masalah utama mitra adalah minimnya keterampilan pengolahan pascapanen bernilai tambah dan keterbatasan literasi pemasaran modern. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keterampilan teknis kelompok wanita dalam melakukan diversifikasi produk olahan pisang sekaligus membangun kemandirian ekonomi berbasis digital. Pendekatan yang digunakan adalah community organizing yang terstruktur dalam empat tahapan utama, meliputi: sosialisasi dan perizinan, lokakarya dan pelatihan teknis produksi higienis, pendampingan intensif kewirausahaan digital (visual content marketing dan strategi micro-influencer) serta pemantauan, evaluasi, dan fasilitasi legalitas usaha. Kegiatan ini dilaksanakan langsung bersama kelompok wanita mitra di Desa Buntu. Pelaksanaan program menunjukkan transformasi signifikan pada mitra. Hasil yang diperoleh meliputi peningkatan keterampilan teknis pengolahan produk inovatif berupa keripik pisang tabur cokelat premium, standardisasi kemasan modern menggunakan standing pouch kedap udara, serta pembentukan ekosistem pemasaran digital mandiri lewat lokapasar dan media sosial. Kegiatan ini memberikan dampak nyata pada pergeseran pola usaha konvensional subsisten menjadi unit bisnis agroindustri berbasis digital. Implikasi jangka panjangnya adalah pemutusan dominasi tengkulak lokal, peningkatan omzet kelompok, serta penguatan ketahanan ekonomi domestik keluarga pra-sejahtera di pedesaan.