Lailatun Ni'mah
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Sosial dan Ekonomi Pengelolaan Wisata Religi terhadap Masyarakat Lokal di Makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi, Palang Tuban Lailatun Ni'mah; Siti Kris Fitriana Wahyu Lestari
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/gx3jb712

Abstract

Studi ini berfondasi pada kemajuan wisata religi sebagai kegiatan keagamaan yang tidak hanya mengandung aspek spiritual, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi bagi komunitas di sekitarnya. Namun, beberapa penelitian sebelumnya lebih fokus pada aspek sejarah dan nilai keagamaan dari makam tokoh Islam, sementara studi tentang pengaruh pengelolaan wisata religi terhadap kehidupan masyarakat setempat masih jarang. Sebagai akibatnya, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek sosial dan ekonomi dari pengelolaan pariwisata religius di area makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi di Palang, Tuban. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis melalui langkah-langkah pengurangan data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata religius memberikan efek sosial, termasuk meningkatnya interaksi antara masyarakat dan peziarah, perubahan dalam pola kehidupan sosial, serta peningkatan kesadaran beragama di kalangan masyarakat. Dari perspektif ekonomi, wisata religi menciptakan peluang bisnis bagi masyarakat setempat, termasuk perdagangan, layanan parkir, dan penyediaan keperluan peziarah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan penduduk. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kompetisi bisnis dan ketergantungan ekonomi terhadap kegiatan pariwisata. Penelitian ini menyarankan perlunya pengelolaan wisata religi yang lebih berkelanjutan dan seimbang agar keuntungan yang didapat masyarakat dapat tetap terjaga