Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dakwah Moderat Gus Yusuf Wijaya Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Jama’ah Kebun Krecek Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaqi Zaid Zidan; Lailatul Mukarromah
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/fd8kbf87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah moderat Gus Yusuf Wijaya dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama serta dampaknya terhadap Jama'ah Kebun Krecek Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai proses dakwah yang berlangsung dalam konteks sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat setempat. Lokasi penelitian berada di Kebun Krecek Kabupaten Pasuruan dengan subjek penelitian Gus Yusuf Wijaya dan anggota jamaah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah moderat Gus Yusuf Wijaya dilakukan melalui pendekatan spiritual, kultural, dan sosial. Pendekatan spiritual diwujudkan melalui kegiatan Thariqah Naqsyabandiyah, pembacaan Sholawat Nariyah, zikir, dan pengajian rutin, sedangkan pendekatan kultural dilakukan melalui pelestarian tradisi keagamaan seperti Maulid Nabi dan peringatan 1 Muharram. Adapun pendekatan sosial diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim, kerja bakti, dan aktivitas sosial lainnya. Strategi tersebut berdampak pada meningkatnya kesadaran keagamaan, kepedulian sosial, serta terinternalisasinya nilai-nilai moderasi beragama seperti tawasuth, tasamuh, tawazun, dan i'tidal dalam kehidupan jamaah sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berlandaskan prinsip Islam rahmatan lil 'alamin.