Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunitas Belajar Kolaboratif: Sekolah sebagai Pusat Inovasi Pembelajaran dalam Pemberdayaan Masyarakat Sekolah : Penelitian Triyana Triyana; Budiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7070

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. Namun, komunitas belajar di sekolah sering kali belum terfasilitasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan budaya belajar sepanjang hayat, meningkatkan kompetensi guru melalui berbagi praktik baik, serta meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif kolaboratif berbasis community of practice. Program dilaksanakan melalui kegiatan forum berbagi praktik baik guru, klub belajar siswa berbasis proyek, kelas inspirasi orang tua, serta lesson study berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN H. Wukirsari Kabupaten Musi Rawas selama 10 minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan partisipasi komunitas sekolah, terutama guru dan orang tua, dalam kegiatan pembelajaran kolaboratif. Guru menunjukkan peningkatan kompetensi profesional melalui penerapan inovasi pembelajaran, sementara siswa menjadi lebih aktif dan terlibat melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga meningkat sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif. Secara keseluruhan, program ini berhasil membentuk komunitas belajar yang lebih aktif dan reflektif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan community of practice efektif dalam menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi pembelajaran berbasis masyarakat.