Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Kompres Hangat dalam Menurunkan Nyeri pada Pasien dengan Abdominal Pain Peritonitis di Ruang Asoka RSUD Prof.Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Nurul Arofah; Ikit Netra Wirakhmi
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 4 No. 2 (2026): USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/usd.v4i2.2337

Abstract

Peritonitis is an inflammation of the peritoneum that commonly causes acute abdominal pain accompanied by nausea, vomiting, and impaired elimination. Uncontrolled pain requires comprehensive management, including non-pharmacological interventions such as warm compress therapy, which works through vasodilation and muscle relaxation mechanisms. This study aims to describe nursing care for Mr. S with a diagnosis of abdominal pain due to peritonitis and to evaluate the effectiveness of warm compress therapy in reducing pain. This study employed a descriptive case study design using the nursing process approach, including assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The study was conducted from February 2 to 4, 2026, in the Asoka Ward of RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, involving one respondent who received warm compress therapy for three consecutive days. The results showed that the patient experienced pain with a scale of 7 (0–10), which decreased to 4 on the second day and further reduced to 2–3 on the third day after the intervention. This was accompanied by increased comfort and improved rest. In conclusion, warm compress therapy is effective as a non-pharmacological intervention in reducing pain in patients with peritonitis and can be used as a complementary therapy in nursing care.
GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK NEGERI PEMBINA BOJONGSARI Nurul Arofah; Ikit Netra Wirakhmi; Noor Yunida Triana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pra sekolah (3–6 tahun) merupakan golden age yang sangat menentukan perkembangan anak, baik kognitif, sosial, maupun emosional. Pada periode ini, keluarga menjadi lingkungan utama, sedangkan pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk karakter, kemandirian, dan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua pada anak usia pra sekolah di TK Negeri Pembina Bojongsari serta mengidentifikasi karakteristik responden berdasarkan usia, pendidikan, dan status pekerjaan ibu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 131 siswa, dengan sampel 35 orang tua yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Parenting Style Dimension Questionnaire (PSDQ) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa (19–44 tahun) (82,9%), berpendidikan SMA/sederajat (54,3%), dan sebagian besar berstatus tidak bekerja (60,0%). Berdasarkan pola asuh, mayoritas responden menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 29 orang (82,9%), diikuti pola asuh permisif sebanyak 6 orang (17,1%), dan tidak ditemukan pola asuh otoriter (0,00%). Dominasi pola asuh demokratis dipengaruhi oleh faktor usia ibu yang produktif, tingkat pendidikan yang cukup, status pekerjaan yang memungkinkan interaksi lebih intens, serta nilai keluarga yang menekankan keseimbangan antara kasih sayang dan disiplin. Kesimpulannya, pola asuh demokratis merupakan pola yang paling banyak diterapkan oleh orang tua di TK Negeri Pembina Bojongsari, namun tetap diperlukan edukasi untuk menjaga keseimbangan kebebasan dan aturan agar perkembangan anak dapat berlangsung optimal.