Dea Nur Fadillah
Universitas PGRI Silampari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ALIH KODE DALAM PERCAKAPAN MAHASISWA DI LUBUKLINGGAU Dea Nur Fadillah; Martina Aliyah Rahma; Indy Anggraini; Muhammad Delliansyah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i1.4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk alih kode, faktor penyebab, dan fungsi penggunaan alih kode dalam percakapan mahasiswa di Lubuklinggau. Kajian ini penting karena mahasiswa sebagai penutur muda cenderung menggunakan campuran bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan ragam gaul dalam komunikasi sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data melalui rekaman percakapan spontan mahasiswa di lingkungan kampus serta dokumentasi chat dari grup WhatsApp. Data penelitian berupa tuturan lisan dan tulisan yang memuat peristiwa alih kode. Sumber data adalah mahasiswa aktif dari berbagai program studi di Lubuklinggau. Analisis data dilakukan melalui tahapan transkripsi, identifikasi jenis alih kode, klasifikasi faktor penyebab, dan interpretasi makna menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode intern lebih dominan dibanding alih kode ekstern. Peralihan bahasa terjadi terutama antara bahasa Indonesia dan bahasa Melayu Palembang atau dialek Lubuklinggau. Faktor yang paling memengaruhi alih kode adalah kedekatan sosial, situasi informal, penyesuaian lawan tutur, dan kebutuhan penekanan makna. Fungsi alih kode yang ditemukan meliputi fungsi solidaritas, penegasan, pencipta suasana santai, dan penanda identitas lokal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa alih kode merupakan strategi komunikasi yang wajar dan produktif digunakan mahasiswa di Lubuklinggau sebagai bentuk ekspresi identitas sekaligus penyesuaian konteks percakapan.