Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Kehidupan Doa Keluarga dan Keterlibatan Bapak-Bapak dalam Doa KBG melalui Pendekatan Katekese Biblis di Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri Agustina S. Juan; Alodia D. O. Aran; Benedikta T. Henakin; Elisabeth A. I. Da Santo; Elisabeth E. Dea; Emanuel Nunggu; Waltrudis S. Naibae
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3572

Abstract

Keluarga sebagai Gereja rumah tangga memiliki peran fundamental dalam proses pembentukan dan pengembangan iman umat beriman. Akan tetapi, dinamika kehidupan modern yang ditandai dengan meningkatnya tuntutan ekonomi, kesibukan pekerjaan, serta perkembangan teknologi informasi telah membawa pengaruh terhadap menurunnya kualitas kehidupan doa dalam keluarga. Kondisi tersebut turut berdampak pada rendahnya tingkat partisipasi kaum bapak dalam berbagai kegiatan doa Komunitas Basis Gerejawi (KBG). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kehidupan doa keluarga sekaligus meningkatkan keterlibatan bapak-bapak dalam kegiatan doa KBG melalui penerapan pendekatan katekese biblis di Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri. Metode yang digunakan berupa pendekatan pastoral partisipatif yang diwujudkan melalui pendalaman Kitab Suci, refleksi iman, diskusi kelompok, pendampingan pastoral, serta evaluasi secara berkala. Program dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan keluarga-keluarga Katolik dan para pengurus KBG. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran spiritual keluarga, bertambahnya intensitas doa bersama dalam keluarga, berkembangnya pemahaman kaum bapak mengenai peran dan tanggung jawab spiritual mereka, serta meningkatnya keikutsertaan mereka dalam memimpin maupun mengikuti kegiatan doa KBG. Pendekatan katekese biblis terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran iman karena mengintegrasikan pengalaman hidup umat dengan refleksi atas Sabda Allah. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kehidupan menggereja, peningkatan solidaritas umat, dan pengembangan model pendampingan pastoral yang dapat direplikasi pada komunitas basis gerejawi lainnya.