Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Advancing Islamic Bank Performance Assessment: Extending the Maqāṣid al-Sharīʿah Index with a Falah Dimension Dini Lestary Lestary; Verdianti; Muhammad Tezar; Imelda Mauli
IHTIYATH : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah Vol. 10 No. 1 (2026): Ihtiyath : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ihtiyath.v10i1.14640

Abstract

This study examines the performance of Islamic commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2022 to 2024 by employing an expanded Maqasid al-Shariah Index (MSI). This study contributes to the literature in three distinct ways: theoretically, by extending the classical MSI construct (Mohammed et al., 2008) and its subsequent adaptations (Mursyid et al., 2021) to incorporate falah as a dedicated fourth dimension distinct from jalb al-maslahah; methodologically, by utilizing the Simple Additive Weighting (SAW) method to meticulously aggregate heterogeneous financial and non-financial indicators; and empirically, by testing this framework on public Islamic banks during a recent post-pandemic window. Using a descriptive-quantitative approach, the performance of Bank Syariah Indonesia (BRIS), BTPN Syariah (BTPS), Panin Dubai Syariah (PNBS), and Aladin Syariah (BANK) was evaluated across four integrated dimensions: individual development (tahdhib al-fard), justice (iqamat al-ʿadl), public welfare (jalb al-maslahah), and falah (representing holistic worldly and spiritual prosperity grounded in compliance, sacrifice, and prosociality). To ensure methodological validity, a data-auditing procedure and sensitivity analysis were executed to address non-available (n.a.) disclosures under dual scenarios. The integrated annual MSI rankings reveal that while elements of individual training and structural interest-free compliance remain stable, comprehensive falah-related indicators are not yet consistently reflected in the institutional performance measures of the sampled Islamic banks. Ultimately, these results confirm that conventional financial metrics fail to capture the broader, multidimensional shariah-realization trajectory of modern Islamic financial institutions
ANALISIS PENGUASAAN TEKNOLOGI BISNIS DIGITAL DALAM KEUNGGULAN BERSAING REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PADA UMKM KULINER DI KOTA PONTIANAK Putri Henirsa; Verdianti; Aulia Azimi
Andromeda: Jurnal Manajemen dan Bisnis Syariah Vol. 1 No. 2: December 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/andromeda.v1i2.2356

Abstract

Persaingan di sektor bisnis saat ini sangat pesat dalam merebut persaingan pasar konsumen. Pemanfaatan teknologi memberikan banyak keunggulan bersaing bagi bisnis. Kemampuan untuk menguasai serta efektif memanfaatkan teknologi telah menjadi bentuk proses dalam meningkatkan nilai tambah dalam membantu membangun reputasi bisnis yang bisa meningkatkan keunggulan bersaing. Penguasaan teknologi memungkinkan untuk menciptakan produk dan layanan yang lebih unggul, peningkatkan efisiensi operasional dan meraih pangsa pasar lebih besar dengan keterampilan memafaatkan teknologi menjadi kunci dalam meraih keunggulan bersaing di era Revolusi Industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penguasaan teknologi digital dan bisnis UMKM sektor kuliner dalam upaya memperoleh keunggulan bersaing pada era Revolusi Industri 4.0 di Kota Pontianak. (2) Pemanfaatan teknologi digital dan bisnis UMKM sektor kuliner dalam upaya memperoleh keunggulan bersaing pada era Revolusi Industri 4.0 di Kota Pontianak. (3) Strategi Bersaing Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0 pada pelaku usaha UMKM Sektor Kuliner di Kota Pontianak. penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Dalam menghadapi perubahan paradigma komunikasi, perusahaan kini berfokus pada implementasi layanan pelanggan yang adaptif terhadap dinamika pasar melalui saluran ritel digital. (2) Dalam era Revolusi Industri 4.0 di Kota Pontianak, UMKM sektor kuliner dapat meraih keunggulan kompetitif dengan memanfaatkan yeknologi digital dan strategi bisnis yang terintegrasi. (3) Dalam era Revolusi Industri 4.0 pelaku usaha UMKM sektor kuliner di Kota Pontianak perlu mengadopsi strategi keunggulan bersaing yang terus menerus untuk memenangkan persaingan yang ketat.