Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi Total Quality Management (TQM) dan digital engagement dalam membangun reputasi bisnis yang berkelanjutan pada Mie Gacoan. Fenomena berkembangnya industri kuliner modern menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan layanan, tetapi juga oleh kemampuan membangun interaksi digital yang positif dengan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus pada Mie Gacoan Pamekasan. Data diperoleh melalui observasi langsung pada aktivitas operasional restoran, observasi daring melalui media sosial resmi dan ulasan pelanggan, serta dokumentasi dari berbagai berita online yang relevan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TQM pada Mie Gacoan tercermin dalam standarisasi produk, pengendalian kualitas layanan, pengelolaan sumber daya manusia, serta upaya perbaikan berkelanjutan. Di sisi lain, digital engagement diwujudkan melalui pemanfaatan media sosial yang interaktif, respons terhadap umpan balik pelanggan, dan strategi komunikasi digital yang mampu menciptakan keterlibatan konsumen secara luas. Integrasi kedua aspek tersebut terbukti berkontribusi terhadap pembentukan reputasi positif, peningkatan loyalitas pelanggan, dan penguatan daya saing perusahaan. Penelitian ini menawarkan perspektif baru bahwa keberlanjutan reputasi bisnis kuliner modern tidak hanya bergantung pada kualitas internal perusahaan, tetapi juga pada efektivitas pengelolaan hubungan digital dengan pelanggan.