Trio Pendekar Lonan
Program Studi Teknik Jalan Jembatan, , Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Ruas Jalan D.I Panjaitan Kota Manado Dengan Data UAV Safa Dwi Rahma Darise; Trio Pendekar Lonan; Febriane Paulina Makalew
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1280

Abstract

Kemacetan lalu lintas pada Ruas Jalan D.I. Panjaitan Kota Manado merupakan salah satu permasalahan transportasi yang muncul akibat tingginya aktivitas perdagangan, pendidikan, dan mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas jalan dengan menganalisis volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DS), tundaan, serta pengaruh hambatan samping dan parkir di badan jalan. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan selama tujuh hari berturut-turut, pengukuran geometrik jalan, pencatatan volume kendaraan, serta pemanfaatan teknologi UAV. Analisis data mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas maksimum mencapai 1.305,6 SMP/jam dengan nilai DS sebesar 1,24, melampaui ambang batas MKJI 1997 sebesar 0,75. Hambatan samping tercatat sebesar 307,6 kejadian/jam dengan kelas Sedang (M), tundaan kendaraan melebihi 40 detik/kendaraan, dan panjang antrian mencapai 3.132 m/jam. Parkir liar menyebabkan pengurangan lebar efektif jalan sebesar 42,33%, yang secara langsung menurunkan kapasitas aktual jalan menjadi 1.049 SMP/jam. Perbandingan data UAV dan pengukuran manual menunjukkan selisih yang relatif kecil (error maksimum 0,499 m), mengkonfirmasi keandalan teknologi UAV sebagai metode survei geometrik jalan. Temuan-temuan ini memperkuat dasar argumentasi bahwa penertiban parkir, pengendalian hambatan samping, dan peningkatan kapasitas jalan merupakan intervensi yang paling mendesak untuk mengembalikan kinerja ruas jalan ke tingkat pelayanan yang dapat diterima.