Lula Herdina
Program Studi Gizi1, Fakultas Ilmu Kesehatan2, Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Media Edukasi Visual dan Audiovisual terhadap Asupan Lemak dan Sikap Lansia Penderita Hiperkolesterolemia Rangga Kusumadani; Ratih Kurniasari; Lula Herdina
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1296

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular pada lansia. Pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, dan rendahnya pengetahuan gizi menjadi faktor yang memengaruhi kondisi ini. Edukasi gizi berbasis media visual dan audiovisual diyakini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku lansia menjadi gaya hidup sehat, namun efektivitasnya perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian media edukasi visual (kalender dan magnet kulkas) dan audiovisual (video edukasi) terhadap asupan lemak dan sikap lansia penderita hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan pre-testpost-test yang melibatkan dua kelompok intervensi, yaitu kelompok media visual (n=20) dan kelompok media audiovisual (n=10) di Posbindu Sari Kemuning 3 yang memiliki kadar kolesterol 200 mg/dL, dipilih secara purposive sampling. Data asupan lemak diperoleh melalui food recall 2x24 jam, dan sikap diukur dengan kuesioner skala likert. Analisis data asupan lemak dan sikap menggunakan uji paired t-test dengan software SPSS versi 25. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada rata-rata asupan lemak setelah intervensi, baik pada kelompok media visual (63,65 menjadi 51,80, p<0,05) maupun audiovisual (62,80 menjadi 52,10, p=<0,05). Sikap positif terhadap pengelolaan hiperkolesterolemia juga meningkat, ditunjukkan oleh skor sikap yang lebih rendah pada media visual (39,15 menjadi 20,25; p=<0,05) dan audiovisual (42,40 menjadi 20,40; p<0,05). Media edukasi visual dan audiovisual efektif dalam mendukung pengelolaan asupan lemak dan sikap lansia. Pendekatan edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik lansia direkomendasikan untuk meningkatkan keberhasilan intervensi gizi di masyarakat.