Proses pembelajaran pada materi matematika, khususnya penjumlahan bilangan cacah, menunjukkan kendala dalam kemampuan siswa. Meskipun sebagian siswa mampu memahami materi dengan baik, hasil belajar secara keseluruhan masih rendah. Maka diperlukan hal baru dalam strategi pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi penjumlahan bilangan cacah di kelas IV A SD Negeri 11 Koba. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi penjumlahan bilangan cacah melalui penggunaan Model pembelajaran kooperatif di kelas IV A SD Negeri 11 Koba. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi untuk mengevaluasi peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus pertama, terdapat 10 peserta didik (31,25%) berhasil mencapai ketuntasan, sementara 22 peserta didik (68,75%) belum tuntas. Sementara pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 100% menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif berhasil meningkatkan kemampuan siswa. Peningkatan hasil belajar terlihat pada penggunaan Model pembelajaran kooperatif, yang membantu memperbaiki kemampuan siswa terhadap materi. Model pembelajaran kooperatif terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan bilangan cacah. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus mengeksplorasi strategi pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.