Burhanudin Burhanudin
IAI Pangeran Dharma Kusuma Indramayu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Moderasi Beragama di Tengah Tantangan Radikalisme Digital pada Peserta Didik SMA Madya Ramadhan; Burhanudin Burhanudin
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i2.668

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pengaruh media sosial terhadap pola keberagamaan peserta didik yang membuka akses pembelajaran agama secara luas, namun di sisi lain berpotensi menjadi media penyebaran intoleransi dan radikalisme digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan moderasi beragama, mengidentifikasi indikator moderasi beragama dan pengaruh media sosial terhadap keberagamaan peserta didik, menganalisis efektivitas implementasi PAI ditinjau dari faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model konseptual implementasi PAI dalam membangun daya tangkal radikalisme digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMA Negeri 1 Kandanghaur Kabupaten Indramayu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode, member check, serta audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI dilaksanakan melalui integrasi tiga dimensi utama: pembelajaran di kelas, pembiasaan budaya sekolah religius, dan keteladanan pendidik yang diperkuat oleh literasi digital. Implementasi tersebut berhasil mengembangkan indikator moderasi beragama berupa toleransi (tasāmuh), keadilan (i‘tidāl), keseimbangan (tawāzun), jalan tengah (tawassuṭ), musyawarah (syūrā), dan sikap egaliter (musāwah). Penelitian ini menghasilkan model konseptual Implementasi PAI Berbasis Pembelajaran–Pembiasaan–Keteladanan Terintegrasi Literasi Digital dalam membangun religious resilience peserta didik terhadap radikalisme digital.