Iwa Garniwa
Sekolah Pascasarjana, Institut Teknologi PLN, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Stabilitas Sistem dan Dampak Ekonomi Interkoneksi Sulbagsel–Luwuk melalui Optimasi MILP Khudjatul Khaq; Iwa Garniwa
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 15, NO.2, JUNI 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v15i2.58-67

Abstract

Interkoneksi Sistem Tenaga Listrik merupakan salah satu upaya utama untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan fleksibilitas operasional. Studi ini berfokus pada analisis dampak interkoneksi sistem Sulawesi Selatan (Sulbagsel) dan Luwuk, dari perspektif teknis dan ekonomi. Penelitian menggunakan metode Mixed Integer Linear Programming (MILP) untuk mengoptimalkan operasi pembangkitan, dikombinasikan dengan simulasi teknis jaringan interkoneksi dalam bentuk analisis aliran daya, hubung singkat, dan stabilitas transien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum interkoneksi, baik Sulbagsel maupun Luwuk beroperasi relatif stabil; namun sistem Luwuk sangat rentan, karena gangguan pada PLTMG Luwuk 40 MW dapat memicu pemadaman total (blackout). Setelah interkoneksi, suplai dari Sulbagsel berhasil menjaga stabilitas sistem, dengan profil tegangan tetap dalam batas aman (±10% Vn) meskipun terjadi peningkatan arus hubung singkat sebesar 4,23% pada gangguan satu fasa ke tanah. Dari sisi ekonomi, biaya pembangkitan pada sistem terisolasi yang awalnya sebesar Rp 1.569,86/kWh menurun menjadi Rp 1.553,14/kWh setelah interkoneksi, menghasilkan penghematan tahunan sekitar Rp 245,43 miliar. Pola operasi pembangkitan mengalami perubahan di mana unit berbahan bakar minyak digantikan oleh energi yang lebih murah sebesar 32,90 GWh. Secara keseluruhan, interkoneksi Sulbagsel–Luwuk menunjukkan dampak positif yang signifikan baik terhadap kinerja teknis maupun efisiensi ekonomi, sekaligus menegaskan efektivitas pendekatan MILP dalam perencanaan dan optimasi operasi sistem tenaga listrik.