Dwitya Ayu Lestari
Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Jenis Persalinan dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Primipara Dwitya Ayu Lestari; Ismiati Ismiati; Lia Arian Apriani; Fitria Yulastini; Anastasya Agustiarini; Reza Indra Wiguna
WOMB Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v5i1.805

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi. Namun, secara global cakupan ASI eksklusif masih rendah, dengan hanya sekitar 41% ibu yang mampu mempertahankan praktik tersebut. Berbagai faktor diketahui memengaruhi keberhasilan pemberian ASI, di antaranya jenis persalinan dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis persalinan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 50 ibu primipara yang dipilih menggunakan teknik total sampling di wilayah kerja Puskesmas Batuyang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis persalinan dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,013; OR = 5,818), di mana ibu yang melahirkan secara pervaginam lebih berpeluang memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan persalinan sesar. Dukungan keluarga juga berhubungan signifikan dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,022; OR = 5,844), yang menunjukkan bahwa ibu dengan dukungan keluarga yang baik memiliki peluang lebih besar untuk berhasil menyusui secara eksklusif. Jenis persalinan dan dukungan keluarga merupakan faktor penting yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi serta keterlibatan keluarga dalam mendukung praktik menyusui.