Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nyeri Simfisis Pubis dan Kualitas Tidur pada Trimester Akhir Kehamilan: Studi Intervensi Modified Prenatal Yoga Yunita Laila Astuti; Vina Dwi Wahyunita; Fitrah Ivana Paisal; Masita; Abdullah Antaria
WOMB Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v5i1.835

Abstract

Latar Belakang: Secara global, prevalensi insomnia trimester ketiga mencapai lebih dari 40% dan sering kali diperparah oleh keluhan nyeri simfisis pubis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi modified prenatal yoga sebagai solusi non-farmakologis untuk menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester akhir. Metode: Desain kuasi-eksperimental two-group pre-test/post-test with control group dilakukan pada Mei–November 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan. Melalui purposive sampling, terpilih 40 ibu hamil trimester ketiga yang dibagi rata ke dalam kelompok intervensi (n=20) dan kontrol (n=20). Kriteria inklusi meliputi domisili setempat, kehamilan fisiologis dengan nyeri simfisis pubis, bersedia mengikuti intervensi, dan mampu mengoperasikan smartphone, sedangkan kriteria eksklusi adalah drop-out selama penelitian. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) skala 0–10, sedangkan kualitas tidur dinilai dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil uji Wilcoxon untuk kelompok intervensi menunjukkan Z = -2,714 dan tingkat signifikansi p = 0,007, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan pada skor skala nyeri sebelum dan sesudah mengikuti yoga prenatal. Namun, uji Mann-Whitney tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam kualitas tidur antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,881). Kesimpulan: Intervensi modified prenatal yoga efektif menurunkan intensitas nyeri simfisis pubis pada ibu hamil trimester ketiga, namun belum berdampak signifikan terhadap kualitas tidur. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperpanjang durasi intervensi dan mengevaluasi faktor psikologis atau lingkungan yang memengaruhi tidur ibu.
EXPLORING THE IMPACT OF MODIFIED PRENATAL YOGA ON EMOTIONAL WELL-BEING AMONG THIRD-TRIMESTER PREGNANT WOMEN: A QUALITATIVE PHENOMENOLOGICAL STUDY Yunita Laila Astuti; Masita Masita; Abdullah Antaria; Fitrah Ivana Paisal; Vina Dwi Wahyunita
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 14, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.14.2.2026.194-204

Abstract

Third-trimester anxiety affects 28–34% of pregnant women globally and is associated with adverse birth outcomes. Prenatal yoga represents a promising non-pharmacological intervention, yet qualitative evidence exploring women's lived experiences remains limited. This study aimed to explore the impact of modified prenatal yoga on emotional well-being among third-trimester pregnant women through phenomenological inquiry. A qualitative phenomenological design was employed with ten purposively sampled third-trimester pregnant women attending prenatal yoga classes at Pondok Labu Primary Health Center, Jakarta. Data were collected via in-depth semi-structured interviews, participant observation, and document review, then analysed using Braun and Clarke's six-phase thematic analysis. Five interconnected themes emerged: (1) enhanced calmness and emotional regulation through mind-body integration; (2) deepened maternal-fetal bonding facilitated by mindful awareness; (3) cognitive reframing and enhanced childbirth self-efficacy through positive affirmations; (4) holistic wellness integration addressing physical-emotional-spiritual dimensions; and (5) perceived program value and sustainability expectations. Participants reported transformative experiences characterized by anxiety reduction, increased confidence, and strengthened maternal identity. Modified prenatal yoga positively influences third-trimester emotional well-being through multidimensional mechanisms encompassing physiological relaxation, cognitive restructuring, and relational bonding. These findings support integration of prenatal yoga as a routine component of primary maternity care to address perinatal mental health needs.Keywords: prenatal yoga, emotional, qualitative, third trimester, maternal mental health, phenomenology