I Gusti Agung Putu Eryani
Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan, Universitas Warmadewa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI MANAJEMEN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI DESA KEDIRI KABUPATEN TABANAN, BALI Kadek Devi Astrini; I Gusti Agung Putu Eryani; Dewa Ayu Nyoman Sri Astuti
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i7.189

Abstract

Desa Kediri sebagai Desa Wisata, maka sampah muncul sebagai masalah yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus. Karena kebersihan merupakan faktor utama yang menjadi penilaian, kebersihan merupakan bagian dari sapta pesona disamping keamanan, ketertiban, dan keindahan. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan volume timbulan sampah, manajemen sampah serta analisa kelayakan investasi sampah di Desa Kediri. Adapun Komposisi hasil buangan sampah rumah tangga didapatkan komposisi organik basah sebesar 47%, Komposisi organik kering sebesar 29%, Serta sampah anorganik sebesar 24%. Sedangkan buangan sampah domestik adalah sampah organik basah sebesar 34%, Sampah organik kering sebesar 29%, dan sampah anorganik sebesar 37%. Setelah dilakukan penelitian, perencanaan pengumpulan sampah dilakukan dengan menyusun skenario titik pengumpulan sampah di setiap banjar. Pada sistem pengangkutan sampah dilakukan dengan cara sistem pengangkutan sampahnya langsung ke tempat pemrosesan akhir sampah, dengan sarana 2 buah truck dengan kapasitas tampung 8 m3. Perencanaan sistem pengumpulan dan pengangkutan serta analisa kelayakan investasi sampah memerlukan  perencanaan biaya investasi sebesar Rp 1.147.000.000, biaya oprasional dan pemeliharaan sebesar Rp 269.576.667 (7 Banjar Dinas untuk 3159 KK), dan Rp 115.532.857 (3 Banjar Dinas untuk 1495 KK), benefitnya untuk pertahun sebesar Rp 261.742.726. Analisa kelayakan investasi sampah selama 20 tahun dianggap layak pada tahun ke-8 yaitu sebesar Rp 74.033.228,60.
ANALISIS DESAIN DAN ALUR PENGOLAHAN AIR LIMBAH DAPUR PERMUKIMAN DI DESA BAHA, KECAMATAN MENGWI, BALI Ni Ketut Suparmi; I Gusti Agung Putu Eryani; I Putu Ellsa Sarassantika
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i8.192

Abstract

Pertumbuhan populasi menjadi elemen penting dalam meningkatnya limbah rumah tangga dari dapur, yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena bertambahnya aktivitas dan konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain dan alur pengolahan limbah dapur permukiman Desa Baha, dengan perhatian khusus pada Banjar Gegaran, yang dipilih berdasarkan jumlah kepala keluarga terbanyak. Pendekatan yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif, dengan mempelajari pertumbuhan penduduk di masing-masing permukiman serta volume limbah domestik yang dihasilkan. Proyeksi angka pertumbuhan populasi untuk tahun 2025 hingga 2034 menggunakan metode Regresi linear menunjukkan adanya peningkatan, berdasarkan rumus Y = 29,20 + 0,8X, serta menunjukkan hubungan positif yang signifikan (r2 = 0,94) antara jumlah penduduk dan waktu. Diperkirakan pada tahun 2034, populasi maksimum adalah sebanyak 39 jiwa. Volume limbah domestik dari dapur yang dihasilkan oleh tiap permukiman di Desa Baha diperkirakan bisa mencapai 686,4 liter per hari untuk setiap rumah tangga. Rancangan dan proses pengolahan limbah disusun dengan mempertimbangkan volume maksimum air limbah yang diproduksi dikalikan dengan faktor koefisiennya, sehingga diperoleh desain instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan kapasitas 1 m³ yang direncanakan untuk mengelola limbah dapur hingga tahun 2034, dengan proyeksi limbah harian sebanyak 0,78 m³ per rumah tangga. Kapasitas ini memberikan cadangan sekitar 22% untuk menanggulangi kemungkinan perubahan volume limbah.