Pemanfaatan sistem informasi di lembaga pendidikan Islam semakin penting dan mendukung tata kelola organisasi yang efektif. Namun, penggunaan berbagai aplikasi yang berjalan secara terpisah sering menimbulkan tantangan dalam pengelolaan data dan proses pengambilan keputusan. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi aplikasi sistem informasi yang digunakan di Pesantren Luhur Malang berdasarkan kerangka portofolio aplikasi Ward dan Peppard serta menganalisis kontibusinya terhadap tata kelola lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan anggota Majelis Santri, khususnya sekertaris dan bendahara majelis. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Milleds dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang digunakan di Pesantren Luhur Malang dapat diklasifikasikan kedalam empat kategori, yaitu aplikasi strategis (EMIS dan SIMBA), aplikasi operasional utama (Spreadsheet Data Santri dan Spreadsheet Keuangan Syahriah), aplikasi pendukung (WhatsApp dan Google Drive), serta aplikasi berpotensi tinggi berupa pengembangan sistem infromasi pesantren terintegrasi. Pemanfaatan aplikasi tersebut telah mendukung efisiensi administrasi, pengelolaan keuangan, komunikasi, dan pelaporan kelembagaan. Namun, aplikasi yang digunakan masih berjalan secara terpisah sehingga belum mendukung integrasi data secara optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya klasifikasi portofolio aplikasi sebagai dasar dalam perencanaan dan pengembangan sistem informasi yang lebih efektif, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan tata kelola lembaga pendidikan Islam. Selain itu, penelitian ini mengintegrasikan perspektif portofolio aplikasi dengan konteks manajemen pendidikan Islam di lingkungan pesantren.