Lisa Saputri
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perilaku Konsumsi Mahasiswa Ekonomi Islam dalam Meminimalisir Budaya Israf (Berlebih-lebihan) Lisa Saputri; Devita Amelia Br Nasution; Reni Ria Armayani Hasibuan
Journal of Economics and Economic Education Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Economic and Economic Education
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jeee.v3i1.2576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi mahasiswa dalam meminimalisir budaya israf (berlebih-lebihan) berdasarkan perspektif Islamic Economics. Budaya israf merupakan perilaku konsumsi yang melebihi batas kebutuhan dan bertentangan dengan prinsip ekonomi Islam yang menekankan keseimbangan, kesederhanaan, serta tanggung jawab dalam penggunaan harta. Di era modern, perkembangan teknologi dan gaya hidup konsumtif menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa dalam mengendalikan perilaku konsumsi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan memperoleh pemahaman mendalam mengenai pola konsumsi mahasiswa dalam menerapkan prinsip konsumsi Islami. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form kepada 51 responden, yang mayoritas berasal dari mahasiswa program studi Ekonomi Islam dan bidang terkait. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pola jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kesadaran yang cukup baik dalam menghindari perilaku konsumsi berlebihan. Mahasiswa cenderung memprioritaskan kebutuhan utama, menerapkan perencanaan keuangan, menghindari pembelian berdasarkan tren semata, serta memahami pentingnya hidup sederhana sesuai prinsip Islam. Pemahaman mengenai ekonomi Islam dan nilai-nilai agama menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku konsumsi yang lebih rasional dan bertanggung jawab. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi syariah memiliki peran penting dalam membentuk karakter konsumsi mahasiswa sehingga mampu meminimalisir budaya israf di tengah berkembangnya gaya hidup konsumtif pada era modern.