Na'imah Na'imah
Universitas Muhammadiyah Bima, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha Tenun Sarung Nggoli untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pengrajin Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Roka Kec. Belo Kabupaten Bima) Na'imah Na'imah; Umar Sagaf; Muhammad Zia Ulhaq
International Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 2 (2026): International Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ijssh.v4i2.2940

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat kesejahteraan pengrajin Tenun Sarung Nggoli di Desa Roka, Kabupaten Bima, serta menganalisis strategi pengembangan usahanya dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 12 orang pengrajin, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan pengrajin masih tergolong rendah, dengan pendapatan rata-rata berkisar antara Rp333.000 hingga Rp687.000 per bulan. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan modal, lamanya proses produksi, pemasaran yang masih konvensional, minimnya inovasi produk, serta lemahnya regenerasi pengrajin. Strategi pengembangan usaha dalam perspektif ekonomi Islam mencakup penerapan prinsip keadilan melalui pembentukan koperasi untuk memperkuat posisi tawar dan akses permodalan, prinsip keseimbangan melalui inovasi produk tanpa menghilangkan nilai budaya dan religius, prinsip kejujuran melalui transparansi dalam produksi dan pemasaran, serta prinsip keberkahan melalui penguatan nilai spiritual dan kepedulian sosial. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan pengrajin, pemanfaatan pemasaran digital berbasis syariah, serta pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan lembaga keuangan syariah guna meningkatkan kesejahteraan pengrajin secara berkelanjutan.