Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Media Domino Card terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada Peserta Didik SMP Negeri 28 Malang Farikha Maghfiratul Hijjah; Aditya Nugroho Widiadi; Lies Setyaningsih
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4390

Abstract

Penggunaan praktik pedagogis tradisional yang meluas di bidang IPS telah menyebabkan rendahnya prestasi peserta didik, yang pada gilirannya membuat mereka enggan untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran mereka sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik peserta didik SMP Negeri 28 Malang belajar setelah menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match yang dibantu oleh Media Domino Card. Metodologi penelitian ini didasarkan pada data kuantitatif dan menggunakan desain pra-eksperimental dengan tata letak Pretest-Posttest Satu Kelompok. Sebanyak tiga puluh dua peserta didik kelas VII D dipilih untuk penelitian ini melalui Sampling Bertujuan. Dua bagian ujian pilihan ganda, yaitu Pretest dan Posttest, digunakan untuk mengumpulkan data. Beberapa uji dilakukan sebagai bagian dari proses analisis data. Uji-uji tersebut meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan uji t sampel berpasangan. Semua item tes dinyatakan valid dan dapat diandalkan berdasarkan hasil pengujian instrumen, yang menunjukkan skor Cronbach's Alpha sebanyak 0,744. Skor signifikansi Pretest dan Posttest masing-masing sebanyak 0,060 dan 0,077 dari Uji Normalitas menggunakan Uji Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data mengikuti distribusi normal. Dengan nilai signifikansi dua ekor sebanyak 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, temuan Uji Hipotesis mengarah pada penolakan H0 dan penerimaan Ha. Temuan peneliti menunjukkan bahwa prestasi peserta didik dalam pelajaran IPS di SMP Negeri 28 Malang meningkat secara signifikan ketika Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match digunakan dengan bantuan Media Domino Card.
PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN EDUGAME WORDWALL PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMPN 28 MALANG Sulas Nuranira; Lies Setyaningsih; Aditya Nugroho Widiadi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13462

Abstract

ABSTRACT The development of technology in education has encouraged the use of various interactive digital learning media that can support students’ engagement in the learning process. One of the media that can be utilized is Wordwall, a website-based application that presents learning materials in the form of educational games, making learning more engaging and interactive. This study aims to describe students’ perceptions of the use of Wordwall as an educational game learning medium in Social Studies (IPS). This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model proposed by Miles et al. (2014), consisting of data collection, data reduction, data display, verification, and conclusion drawing. The validity of the data was examined through source and technique triangulation. The findings indicate that students had positive perceptions of the use of Wordwall as an educational game in Social Studies learning. The use of Wordwall was found to increase students’ enthusiasm, interest, active participation, and learning motivation. Furthermore, the characteristics of Wordwall, which combine learning materials with game-based activities, were considered appropriate for students who are familiar with digital technology. This condition encouraged students to become more interested, active, and comfortable during the learning process. Therefore, Wordwall can serve as an alternative interactive digital learning medium to create more engaging Social Studies learning and enhance students’ participation in the classroom. ABSTRAK Perkembangan teknologi dalam pendidikan mendorong penggunaan berbagai media pembelajaran digital interaktif yang dapat mendukung keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu media yang dapat digunakan adalah Wordwall, yaitu aplikasi berbasis website yang mengemas materi pembelajaran dalam bentuk permainan edukatif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penggunaan media pembelajaran edugame Wordwall dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap penggunaan media edugame Wordwall dalam pembelajaran IPS tergolong positif. Penggunaan Wordwall mampu meningkatkan semangat, antusiasme, keaktifan, dan motivasi belajar siswa. Selain itu, karakteristik Wordwall yang memadukan materi pembelajaran dengan permainan dinilai sesuai dengan karakteristik siswa yang dekat dengan penggunaan teknologi digital. Kondisi tersebut membuat siswa lebih tertarik, aktif, dan nyaman selama mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, Wordwall dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran digital interaktif yang mendukung terciptanya pembelajaran IPS yang lebih menarik dan meningkatkan keterlibatan siswa.
“SAYA BISA KARENA TERBIASA”: PEMBIASAAN KEGIATAN HARIAN SENIN–JUMAT DALAM MEMBENTUK KARAKTER MURID Ahmad Wildan Syidad; Aditya Nugroho Widiadi; Lies Setyaningsih
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.30745

Abstract

The background to this study is the importance of strengthening character education in the face of various social challenges and the low level of consistency in the implementation of character values in the school environment. The daily routine of activities is considered an effective strategy because it can instil values through structured and contextualised repetition. The aim of this study is to analyse in depth the daily routine activities from Monday to Friday in forming the character of students at SMPN 28 Malang. The study used a qualitative descriptive method and the data collection technique involved observation over one week, interviews with school staff and documentation of school activities. The results of this study show that the activities carried out consistently every morning, such as the flag ceremony, class teacher guidance, literacy activities, religious activities, and group prayer, contribute to the formation of pupils' characters, making them religious, disciplined, responsible, and socially aware. The discussion reveals that the success of the routine is not only influenced by the activities themselves, but also by the support system, such as the rules and regulations, student involvement, organisational collaboration, and humanist school leadership. In conclusion, the daily routine of structured and continuous activities can be an effective model for strengthening character education based on school culture.