Yoanita Indra Kumala Dewi
Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Kediri, Indonesia 

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Daya Terima, Kadar Air dan Zat Gizi Makro Formulasi Terbaik pada Brownies Kering dari Formulasi Tepung Tempe dan Tepung Mocaf Bintan Suci Maharani; Nining Tyas Triatmaja; Yoanita Indra Kumala Dewi; Arya Ulilalbab
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gng6rk63

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) adalah kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan zat gizi karena ketidakseimbangan antara asupan energi dan protein. Ibu hamil dapat beresiko mengalami KEK jika lingkar lengan atas (LILA) kurang dari 23,5 cm. Peneliti mengembangkan produk dari pangan lokal tepung tempedan tepung mocaf menjadi brownies kering. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis daya terima, kadar air, dan zat gizi makro pada formulasiterbaik brownies kering dengan penambahan tepung tempe dan tepung mocaf (sebagai camilan alternatif untuk ibu hamil KEK). Metode penelitian ini yaitu eksperimental, desain yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL), terdapat 3 kali replikasi pada 3 formulasi. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa sebagai panelis semi terlatih. Analisa daya terima menggunakan total skor keseluruhan. Analisa organoleptik menggunakan Friedman rankdan dilakukan uji lanjut menggunakan uji Wilcoxon. Uji One Way Anova digunakan untuk analisa perbedaan kadar air ketiga formulasi, uji lanjut menggunakan Post Hoc. Hasil dari uji daya terima menunjukkan bahwa P1 total skor 344, P2 total skor 347, dan P3 total skor 315. Hasil analisa perbedaan kadar air menunjukkan terdapat nilai rata-rata kadar air yang berbeda antara formulasi 1, 2, dan 3. Hasil dari analisis zat gizi menunjukkan bahwa protein 9,37%, lemak 28,93%, dan karbohidrat 40%. Dapat disimpulkan bahwa P2 sebagai formulasi terbaik dengan total skor 347.