Zakat merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain berfungsi sebagai kewajiban ibadah, zakat juga berperan sebagai sarana redistribusi pendapatan yang bertujuan mengurangi kesenjangan ekonomi dan membantu kelompok masyarakat yang kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat dalam perspektif mikroekonomi dan makroekonomi serta mengkaji upaya optimalisasi pengelolaan zakat dalam mendukung pembangunan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa artikel jurnal ilmiah, buku, laporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan berbagai publikasi yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif mikroekonomi, zakat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik melalui pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta penguatan kemandirian ekonomi melalui program zakat produktif. Sementara itu, dalam perspektif makroekonomi, zakat berperan dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan konsumsi agregat, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong pemerataan distribusi pendapatan. Penelitian ini juga menemukan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat melalui penguatan tata kelola lembaga zakat, digitalisasi layanan, peningkatan literasi zakat, serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi dapat memperbesar dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, zakat memiliki potensi yang besar untuk menjadi instrumen pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.