This research aims to analyze and address the problem of uneven distribution of the UTBK-SNBT Literacy Test and Scholastic Potential Test textbooks across eight Ganesha Operation (GO) units in Bandung City, which is caused by suboptimal demand planning, a limited vehicle fleet, and weak logistical coordination. Using a system dynamics approach via AnyLogic software, this study models the logistics flow from the central warehouse and distribution center to the store units using Causal Loop Diagram (CLD) and Stock and Flow Diagram (SFD) instruments. Based on the test results of several simulation scenarios, Scenario 3 was identified as the most optimal solution by setting the unit demand parameter at argument 4 (45%) and production at argument 5 (65%). This selected scenario successfully minimized stock deviation with an evenness value of 0.55 (equivalent to the availability of 1 remaining textbook) and a total responsive availability of 276 books to meet the actual semester demand of 151 books. The implementation of this strategy is expected to optimize distribution planning accuracy, reduce the risk of overstocking or stock shortages, and improve the company's service quality and operational efficiency. Keywords: Supply Chain, System Dynamics, Distribution, Modeling, AnyLogic Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengatasi masalah ketidakmerataan distribusi buku ajar Tes Literasi dan Tes Potensi Skolastik UTBK-SNBT pada delapan unit Ganesha Operation (GO) di Kota Bandung, yang disebabkan oleh perencanaan permintaan yang kurang optimal, keterbatasan armada kendaraan, serta lemahnya koordinasi logistik. Menggunakan pendekatan sistem dinamis melalui perangkat lunak AnyLogic, penelitian ini memodelkan aliran logistik dari gudang pusat dan pusat distribusi hingga ke unit toko menggunakan instrumen Causal Loop Diagram (CLD) serta Stock and Flow Diagram (SFD). Berdasarkan hasil pengujian terhadap beberapa skenario simulasi, Skenario 3 diidentifikasi sebagai solusi yang paling optimal dengan menetapkan parameter permintaan unit pada argumen 4 (45%) dan produksi pada argumen 5 (65%). Skenario terpilih ini berhasil meminimalkan deviasi stok dengan nilai pemerataan sebesar 0,55 (setara ketersediaan 1 buah buku ajar sisa) dan total ketersediaan yang responsif sebanyak 276 buah buku untuk memenuhi permintaan aktual semesteran sebesar 151 buah. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mengoptimalkan akurasi perencanaan distribusi, mengurangi risiko penumpukan maupun kelangkaan stok, serta meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional perusahaan. Kata Kunci: Rantai Pasok, Sistem Dinamis, Distribusi, Pemodelan, Anylogic