Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Politik dan Dinamika Kelembagaan di Indonesia dan Filipina: Analisis Politik Komparatif Muhammad Pasha Fathurilham
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/bpn35y40

Abstract

This study analyzes the political development and institutional dynamics of Indonesia and the Philippines through a comparative politics approach. The research focuses on six main aspects, namely historical background, political system, governmental system, party system, socio-cultural characteristics, and socio-economic conditions. The study employs a qualitative comparative method based on literature review using academic books, journal articles, and reports from international institutions. The analytical framework is grounded in the theories of political development by Huntington (1968), comparative politics by Almond and Powell (1966), political culture by Almond (1960), and institutionalism by North (1990). The findings indicate that Indonesia and the Philippines share several similarities as democratic presidential states in Southeast Asia that experienced colonialism and democratic transition. However, significant differences exist in political institutionalization, party system development, governance effectiveness, and political culture. Indonesia demonstrates stronger democratic consolidation and party institutionalization following the Reformasi era, while the Philippines continues to experience the dominance of political dynasties and patron-client relations. In socio-economic terms, both countries have achieved steady economic growth, yet challenges such as inequality, poverty, and governance quality remain evident. The study concludes that institutional capacity, political culture, and governance effectiveness are decisive
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis: Upaya Pemerintah Provinsi Banten Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Muhammad Pasha Fathurilham; Muhammad Zaki Maulana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13435

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik, memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat, serta mendukung kesejahteraan sosial. Pemerintah Provinsi Banten sebagai salah satu daerah pelaksana menghadapi berbagai tantangan mulai dari kesiapan regulasi, disparitas harga pangan, kapasitas logistik, hingga koordinasi lintas sektor. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematik untuk menganalisis implementasi MBG di Provinsi Banten berdasarkan temuan-temuan akademik terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi pemerintah daerah masih belum optimal, khususnya dalam aspek pendanaan, konsistensi kebijakan, serta kesiapan sarana produksi pangan bergizi. Tantangan juga muncul pada dinamika harga beras menengah yang mempengaruhi biaya penyediaan menu, rendahnya konsumsi susu pada siswa, serta belum meratanya pemberdayaan ekonomi lokal melalui pengadaan bahan pangan. Oleh karena itu, implementasi strategi yang lebih komprehensif diperlukan melalui penguatan regulasi, peningkatan stabilitas harga pangan, pemberdayaan koperasi dan UMKM lokal, serta pengawasan keamanan pangan demi menjamin terpenuhinya hak anak atas pangan aman dan sehat.